Hendak Dibongkar, Kios Liar Simpang Kara Banyak Tutup

926
Pesona Indonesia
Kios liar di Simpang Kara tepatnya di depan Perumahan Eden Park, Batamkota. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Kios liar di Simpang Kara tepatnya di depan Perumahan Eden Park, Batamkota.
Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Penertiban kios liar di di Simpang Kara, Batamcentre tinggal menunggu hari lagi. Pemilik dan penyewa kios sudah diberi Surat Peringatan pembongkaran oleh Pemko Batam. Mereka diinstruksikan untuk segera memindahkan barang daganganya yang bakal diratakan dengan tanah.

“Surat peringatan sudah kita layangkan,” ujar Kasatpol PP Batam, Hendri, beberapa waktu lalu.

Lalu bagaimana kondisi di lapangan. Pantauan koran Batam Pos (grup batampos.co.id), surat peringatan yang diberikan ini ternyata membuat para pemilik kios gentar. Apalagi setelah adanya penertiban kios liar yang dilakukan tim gabungan tepatnya di kawasan pasir Putih dan Simpang Frengky beberapa waktu lalu.

Dari puluhan kios di Simpang Kara, sebagian pemilik kios memilih tutup dan memindahkan barang dagangannya sendiri. “Daripada dibongkar, terus ngemasin lagi kan malah tambah repot. Mending dipindahkan sendiri,” ujar Kamil, seorang pedagang Sembako di Simpang Kara Batamkota, Rabu (5/4).

Ia mengaku, semenjak adanya surat peringatan pembongkaran dari tim terpadu, banyak pemilik kios yang memilih tutup. “Kalau sebelumnya hanya wacana, banyak yang bertahan. Tapi setelah ada pembongkaran, iya kami takut lah,” ucap pria berbadan kurus tersebut.

Hal senada juga disampaikan Tenti, pedagang gorengan di Simpang Kara. Ia mengaku setelah adanya surat peringatan tersebut, ia berniat tidak memperpanjang lagi sewa kiosnya. “Saya cuma sewa sama pengelola di sini. Minggu ini habis, tak perpanjang lagi,” ujarnya.

Meskipun sudah banyak yang tutup, beberapa kios lainnya memilih bertahan dan tak mengemasi barang-barang mereka. “Kita udah belasan tahun di sini. Kalau mau digusur silakan. Tapi harus ada solusi. Minimal kami bisa disediakan tempat untuk berjualan,” sebut salah seorang pemilik kios.

Ia menuding pembongkaran-pembongkaran yang dilakukan pemerintah tidak memihak kepada rakyat. “Yang dirugikan rakyat kecil juga. Kami jualan hanya untuk makan anak istri,” tuturnya. (rng)

Baca juga:

Minggu Depan, Tim Terpadu Bongkar Kios Liar Simpang Kara

Parit di Belakang Kios Liar Simpang Kara Jadi Tempat Sampah

SP 3 Tak Digubris, Pemilik Kios Liar Simpang Kara Masih Tetap Berdagang

Hari Ini, Deadline Pengosongan Kios Liar di Simpang Kara

Syuzairi Perintahkan Simpang Kara Harus Bersih dari Kios Liar

Respon Anda?

komentar