Jelang Ramadan, Stok dan Harga Beras Masih Terkendali

547
Pesona Indonesia
Seorang pekerja toko kelontong Multi Sukses di Pasar Mega Legenda Batamcenter sedang menimbang gula pasir, Rabu (4/5). Jelang Ramadan harga kebutuhan pokok seperti gula dan beras  masih normal. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos . Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Seorang pekerja toko kelontong Multi Sukses di Pasar Mega Legenda Batamcenter sedang menimbang gula pasir, Rabu (4/5). Jelang Ramadan harga kebutuhan pokok seperti gula dan beras masih normal. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan stok kebutuhan pokok seperti beras aman menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.

“Kali ini masih terkendali, begitu juga dengan gula, masih aman,” katanya kemarin (4/5).

Sama seperti kota lainnya di tanah air, persoalan yang sering terjadi menjelang datangnya bulan Ramadhan di Batam adalah permintaan yang tinggi, biasanya terjadi seminggu sebelum puasa pertama tiba.”Karena permintaan tinggi, harga akan naik,” katanya.

Pemerintah Kota (Pemko) Batam berjanji jika terjadi masalah kelangkaan beras dan meroketnya harga bahan-bahan pokok di kala bulan puasa nanti, mereka akan segera melakukan operasi pasar.”Sekarang harganya masih normal, jika terjadi kenaikan harga, maka akan ada operasi pasar dan bazar sembako murah,” tuturnya lagi.

Sedangkan untuk harga dan stok bahan kebutuhan pokok lainnya, seperti gula masih normal. Saat ini, gula di Batam banyak datang dari Jawa dan Lampung.”Begitu juga dengan bawang, daging dan ayam masih terkendali,” jelasnya.

Sedangkan Ketua Komisi II DPRD Kota Batam, Yudi Kurnain mengungkapkan Pemko Batam harus proaktif terkait dengan harga dan stok kebutuhan barang pokok menjelang datangnya bulan Ramadhan.

“Disperindag Kota Batam sudah bagus karena masih bisa kontrol harga barang kebutuhan pokok sampai dengan saat ini,” jelasnya.

Jika terjadi kelangkaan yang menyebabkan naiknya harga beras, langkah untuk melakukan operasi pasar dinilai tepat.”Tapi sampai sekarang belum ada hal seperti, jika terjadi, Pemko Batam harus segera bertindak,” sarannya. (leo)

Respon Anda?

komentar