Tersangka Sempat Baca Doa di Samping Jenazah Feby

446
Pesona Indonesia
Eko Agus Nugroho (berpenutup wajah) di Mapolda DIY, Rabu (4/5). Foto: Radar Jogja/JPG
Eko Agus Nugroho (berpenutup wajah) di Mapolda DIY, Rabu (4/5).
Foto: Radar Jogja/JPG

batampos.co.id – Eko Agus Nugroho (26) tidak sekadar menghabisi nyawa Feby Kurnia Nuriasisyah, mahasiswi adal Batam yang kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan menyembunyikannya di toilet kampus. Petugas cleaning service itu juga mendoakan Feby saat jenazahnya masih tersembunyi di tolet lantai 5 gedung gedung Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM.

Penasihat hukum Eko, Sapto Nugroho Wusono mengungkapkan, kliennya kembali ke tempat kejadian perkara pada Jumat (29/4) setelah sehari sebelumnya (28/4) menghabisi Feby. Saat itu, Eko membaca surat Al-Fatihah dan Al-Iklas untuk Feby.

“Dia (Eko, red) sempat mendoakan korban dengan surat Al-Fatihah dan Al-Ikhlas. Dilakukan persis di samping jenazah,” ujar Sapto usai mendampingi kliennya menjalani rekonstruksi di gedung FMIPA UGM, Kamis (5/5).

Sapto menuturkan, Eko sudah mengakui perbuatannya dan menyesalinya. Warga Pleret, Bantul itu juga meminta maaf ke keluarga korban.

Menurut Sapto, kliennya sama sekali tak pernah berniat menghabisi nyawa Feby. “Yang dia sampaikan ke kami melakukan perbuatan itu karena spontanitas,” ujarnyanya.

Lebih lanjut Sapto menjelaskan, saat hari peristiwa pembunuhan terjadi, Eko memang datang pagi sekali. Saat itu di TKP hanya ada Eko dan korban.

Tiba-tiba tebersit di benak Eko untuk mengambil barang berharga milik mahasiswi asal Batam, Kepulauan Riau itu. Karenanya, kata Sapto, tak pernah ada keinginan Eko untuk membunuh Feby karena niatnya hanya mengambil handphone.

Mulanya Eko mencekik Feby dari belakang. Selanjutnya, Eko mencekik korban dari depan.

Feby memang sempat melawan. Namun, karena kalah kuat, mahasiswi FMIPA UGM itu tak berdaya.

“Menyampaikan ke kami mencekik tanpa alat. Terkait adegan rekonstruksi dia tidak ada keberatan, malah dia menunjukkan sendiri,” ungkapnya.(iza/jpg)

Respon Anda?

komentar