Waduh, Madrid Disebut Menang karena Beruntung

538
Pesona Indonesia
Manuel Pellegrini, pelatih Manchester City. Foto: @CahmpionsLeague/UCL/twitter
Manuel Pellegrini, pelatih Manchester City. Foto: @CahmpionsLeague/UCL/twitter

batampos.co.id – Laga Real Madrid dengan Manchester City di semifinal Liga Champions memang terbilang imbang.

Leg pertama berakhr dengan skor 0-0 dan di leg kedua, Madrid memang unggul 1-0, namun gol yang tercipta buah bunuh diri Fernando, salah satu pemain City.

Wajar jika pelatih Manchester City, Manuel Pellegrini, menganggap timnya tidak layak kalah dalam laga menghadapi Real Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions 2015-2016. Pellegrini menilai City bermain sama baiknya dengan Madrid.

“Saya tidak merasa Real Madrid tampil superior di hadapan kami. Kami menekan dengan baik, tapi dengan bola, seperti mereka, kami tidak punya kreatifitas,” ujar Pellegrini seperti dilansir Marca. “Kami bermain 180 menit dengan kerja keras dan hanya sedikit sepakbola.”

Menurutnya, kedua tim bermain sangat mirip, namun kami punya pemain kreatif seperti David (Silva) atau Nasri yang mengalami cedera dan bisa membuat perbedaan,” ujar pelatih asal Chile ini.

“Saya tidak gembira. Tapi menurut saya, kami tidak layak kalah dan mereka sangat beruntung dengan gol mereka, atau kami yang sedang mengalami nasib sial,” ujar pelatih asal Chile itu.

Dengan kegagalan ini, Pellegrini meninggalkan City musim ini hanya dengan gelar Piala Liga. Musim depan, nasib Pellegrini belum jelas karena posisinya di Etihad akan digantikan oleh pelatih Bayern Muenchen, Josep Guardiola.

Tapi menjejakkan kaki di semifinal Liga Champions adalah sejarah baru yang diciptakan Pellegrini. Tidak ada pelatih sebelumnya yang bisa mencapai level tersebut.

Prestasi itu diyakini membuat Pellegrini tidak akan menjadi pengangguran musim depan. Banyak klub besar yang menginginkan jasanya. (her/pojoksatu/nur)

Respon Anda?

komentar