15 PNS Bintan Positif HIV/AIDS

783
Pesona Indonesia
Ilustrasi penderita HIV/AIDS. Foto: istimewa
Ilustrasi penderita HIV/AIDS. Foto: istimewa

batampos.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjunguban mendapati sebanyak 135 warga Kabupaten Bintan positif menderita penyakit Human Immunodeficiency Virus atau Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV-AIDS). Dari jumlah tersebut 13 persennya atau sebanyak 15 orang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sedangkan 87 persennya lagi berasal dari kalangan umum dan pekerja swasta.

”Sepuluh di antaranya sudah dinyatakan meninggal dunia,” ujar Ketua TB dan HIV/AIDS RSUD Tanjunguban, dr Ade Kamis (5/5).

Dikatakannya, data yang dimilikinya ini hanya bagi penderita yang melakukan pengobatan di RSUD Tanjunguban. Jadi tidak menutup kemungkinan jumlah penderita penyakit mematikan ini bisa bertambah. Bisa saja penderita dirawat di klinik maupun puskesmas lainnya. Bahkan, diyakininya masih ada penderita penyakit ini yang enggan memeriksakan diri, khususnya orang yang rentan terinveksi virus ini.

Apalagi Bintan memiliki kawasan yang rawan penyebaran HIV-AIDS seperti lokalisasi Bukit Indah, Batu 24, Kecamatan Toapaya dan Bukit Senyum, Kecamatam Bintan Utara. Lokasi yang menjadi pusatnya ngetem Pekerja Seks Komersial (PSK) ini banyak didatangi baik dari usia produktif hingga non produktif. Jadi bagi orang yang sering menggunakan jasa PSK atau melakukan hubungan tanpa alat kontrasepsi alias kondom pastinya sangat rentan menderita penyakit mematikan ini.

”Kebanyakan penderita penyakit ini berusia produktif. Mereka terinfeksi karena melakukan hubungan yang tidak aman. Maksudnya hubungan intim berganti pasangan serta dilakukan tanpa pengaman atau kondom,” katanya.

Dalam menekan penyebaran HIV-AIDS, RSUD Tanjunguban bekerja sama dengan semua pihak baik Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bintan, Dinas Kesehatan Bintan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak bidang kesehatan. Tim ini terus menggencarkan berbagai kegiatan diantaranya melaksanakan sosialisasi, melaksanakan pelayanan HIV konseling dan testing Infeksi Menular Seksual (IMS).

Kemudian juga melaksanakan program mobile visity langsung ke lapangan. Bahkan, tim juga melakukan pembagian kondom secara gratis. Besar harapan warga Bintan baik kalangan umum, PNS maupun swasta tidak melakukan seks berganti-ganti pasangan. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar