Gandeng BPJS, Unrika Gelar Seminar Jaminan Kesehatan

869
Pesona Indonesia
Suasana sosialisasi kepesertaan BPJS Kesehatan di auditorium mini Unrika, Rabu (4/5) malam. Foto: Ist
Suasana sosialisasi kepesertaan BPJS Kesehatan di auditorium mini Unrika, Rabu (4/5) malam. Foto: Ist

batampos.co.id – Fakultas Hukum (FH) Universitas Riau Kepulauan (Unrika) Batam menggelar seminar bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kota Batam di auditorium mini Unrika, Rabu (4/5) malam.

Dalam seminar bertemakan ‘Tidak Ada Keadilan Tanpa Jaminan Sosial’ tersebut, dihadiri Dekan FH Unrika Batam, Rustam beserta Wakilnya Rumbadi Dale, Kepala Prodi FH, Syarifa Yana, beserta sekretarisnya Alwan Hadiyanto serta dosen, Rahmanidar. Ada juga perwakilan BPJS Kesehatan Kota Batam, serta Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, Jurado Siburian, dan mahasiswa FH Unrika Batam.

Kepala Bidang Pemasaran BPJS Kota Batam, Robert Simatupang yang menjadi pembicara seminar saat itu, mengatakan BPJS merupakan program pemerintah dalam memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan sistem saling menolong. ”BPJS memiliki motto, si kaya menolong si miskin yang sehat menolong yang sakit,” tegas Robert.

Dijelaskannya, BPJS berprinsip pada sistem gotong royong yang saling menolong sesama masyarakat. Hal ini didasari landasan hukum yang terus diperbaharui.

Ia menyebutkan, mulai dari UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Kesehatan Nasional (Jamkesnas), kemudian diperkuat dengan UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Jaminan Sosial, dilanjutkan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 86 Tahun 2013, PerPres Nomor 12 Tahun 2013, PerPres Nomor 111 Tahun 2013, Perpres Nomor 19 Tahun 2016, serta PerPres Nomor 28 Tahun 2016.

“Dari peraturan tersebut dikatakan bahwa setiap orang termasuk Warga Negara Asing (WNA) yang bekerja paling singkat enam bulan di Indonesia, wajib menjadi peserta progran Jaminan Sosial,” ujarnya.

Robert mengaku, proses yang dilakukan pihaknya untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan sudah sangat mudah. “Pendaftaran bisa melalui internet, atau datang ke kantor BPJS Kesehatan. Tidak akan dipersulit karena pelayanan ini untuk masyarakat,” bebernya.

Melalui kepesertaan BPJS Kesehatan ini, membuktikan bahwa masyarakat telah peduli dengan kesehatannya baik untuk pribadi maupun anak, istri. “Penyakit itu tidak diketahui kapan tibanya, maka dari itu diperlukan persiapan agar ketika penyakit datang bisa teratasi segera penanganannya melalui BPJS kesehatan,” ungkap Robert.

Ia menambahkan, BPJS Kesehatan Kota Batam telah bekerjasama dengan klinik dan rumah sakit ternama yang ada di Batam. Tujuannya, agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang insentif.

“Setiap peserta BPJS akan sangat terbantu, karena selain dapat pengobatan dengan cepat, BPJS juga bisa mengurangi beban biaya dalam perobatan. Jadi ayo bergabung dan daftarkan diri menjadi peserta BPJS Kesehatan,” imbaunya.

Seminar juga dirangkai dengan pelaksanakan pelantikan Senat dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FH Unrika Batam peride 2016-2017. (cr15)

Respon Anda?

komentar