Pemprov Kepri akan Bangun Pusat Olahraga Bertaraf Internasional di Dompak

1030
Pesona Indonesia

STADION-DOMPAKbatampos.co.id – Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kepri, Naharudin tak menyangkal mengenai rencana gigantis Pemerintah Provinsi Kepri membangun pusat olahraga bertaraf internasional di Pulau Dompak. Menurut Nahar, demikian pejabat ini akrab disapa, ada banyak manfaat yang bisa diunduh bila rencana ini menjadi nyata.

Pertama, kata Nahar, sudah barang tentu pembinaan atlet-atlet Kepri bakal lebih baik. “Kedua, bisa berimbas pada kunjungan wisatawan mancanegara,” ungkapnya, kemarin.

Nahar beralasan ketika mereka ikut ambil bagian di beberapa event yang akan digelar oleh Kepri, setidaknya hotel akan mendapat manfaatnya. Wisata kuliner juga akan ramai dikunjungi turis. ”Paling lama mereka pasti menginap selama seminggu. Sudah berapa PAD yang bisa kita terima dengan kunjungan para wisman itu. Pokoknya sektor pariwisata akan meningkat,” katanya optimis.

Sesuai desain yang telah dirancang, di pusat olahraga itu nantinya juga akan dibangun kantor pusat untuk beberapa cabang olah raga, seperti sepak bola, volly, badminton, tenis serta takraw. Posisi masing-masing kantor cabang olah raga itu akan dibangun mengitari stadion tersebut.

Disinggung soal desain dari bangunan stadion olah raga bertaraf internasional yang sudah dirancang Bappeda, Nahar tak ingin disamakan dengan bentuk stadion dari daerah atau negara mana pun. ”Itu konsep stadionnya bukan mencontoh daerah atau negara lain. Pastinya itu konsep bangunan ala Kepri sendiri. Jadi jangan disamakan dengan bangunan dari mana pun,” ujarnya.

Sementara itu, sebelumnya Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pemuda dan Olahrga (Dispora) Kepri, Bambang, menjelaskan, pusat olahraga itu nantinya akan dibangun di atas lahan 20 hektar. Masih kata Bambang, pihaknya belum mengetahui pasti kapan terlaksananya kegiatan tersebut. Apalagi mengingat besarnya anggaran yang dibutuhkan. Menurutnya, besar kemungkinan sistem yang digunakan adalah sistem dana bagi.

“Jika mengandalkan kemampuan keuangan Pemprov Kepri sangat terbatas. Sehingga kita mengharapkan juga disuntik dari APBD Kota Tanjungpinang dan APBN,” jelas Bambang.

Rencana mega proyek ini tentunya sejalan dengan cita-cita mendiang Gubernur Kepri, Muhammad Sani. Plt Gubernur Nurdin Basirun bahkan menegaskan, almarhum Pak Sani juga menitipkan tanggungjawab pembangunan Dompak kepada dirinya. Bagi Nurdin, amanah tersebut menjadi tanggungjawab moral yang harus diselesaikannya.

“Almarhum juga sudah memerintahkan kepada saya untuk melakukan pembangunan di Dompak. Tentu ini tanggungjawab yang harus diselesaikan,” jelas Nurdin.

Menurut mantan Bupati Karimun tersebut, jika Amerika Serikat ada New York, Washington dan Boston. Ia mengibaratkan, Dompak adalah Washington. Atas dasar itu, Pulau Dompak harus disulap dengan berbagai fasilitas pendukung. Baik itu pelabuhan transportasi, pelabuhan bongkar muat. Selain itu disepanjang jalan juga harus ada taman-taman bunga.

“Kita harus menjadikan Dompak enak dipandang mata. Dengan taman-taman yang indah disepanjang jalan. Ini yang harus kita rancang kedepannya,” ucapnya. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar