Warga Tarempa Laporkan PPTK Dinas Kesehatan ke Polisi

757
Pesona Indonesia
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas Said Mohd Damrie, saat ditangkap polisi Sabtu (30/4) pagi. foto: syahid/batampos
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas Said Mohd Damrie, saat ditangkap polisi,  Sabtu (30/4) pagi. foto: syahid/batampos

batampos.co.id – Pascapenangkapan Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Anambas, Said Mohd Damrie dan Yuri Destianus, selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Kesehatan oleh Satuan Reskrim Polres Natuna di Pelabuhan Tarempa, Sabtu (30/4), lalu, Ate, warga Tarempa melalui kuasa hukumnya Kasren, melaporkan Yuri dengan tuduhan penipuan.

Diakui Ate, Yuri melanggar perjanjian awal yang sudah disepakati bersama. Saat itu Yuri meminta kesediaannya untuk menyiapkan anggaran untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) untuk keperluan Puskesmas Keliling (Puskel). ”Setelah berjalannya waktu, saudara Yuri tidak mau membayar sesuai perjanjian,” ungkap Ate.

Kasren, Kuasa Hukum Ate, mengatakan kliennya sudah melaporkan Yuri Destarius ke Mapolsek Siantan pada 2015 lalu atas tuduhan penipuan, karena utang untuk pembelian BBM Puskel pada tahun 2013 yang belum dibayar.

Namun justru setelah berjalan beberapa tahun, tidak ada kejelasan dari pihak kepolisian. Oleh karenanya, ia bersama kliennya memutuskan untuk melakukan mediasi pada pihak kejaksaan untuk membahas masalah perdatanya. ”Kami menggugat pemerintah, untuk membayar utang pada klien kami Ate,” ungkap Kasren.

Pada saat melakukan mediasi di kejaksaan, kata Kasren, Yuri dan Said Mohd Damrie berjanji bersedia membayar utang tersebut kepada Ate dengan cara mencicil.

”Utang itu awalnya Rp 730 juta, tapi sudah diangsur Rp150 juta. Jadi tinggal Rp 580 juta yang belum dibayar,” kata Kasren.

Dirinya menambahkan, mengenai penangkapan Said M. Damrie, Yuri Destianus dan Syafudin dirinya tidak tahu menahu, mengenai kasus apa. Namun dirinya memastikan bukan karena kasus penipuan yang dlaporkan.

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas Said M. Damrie, ditangkap oleh Sat Res Polres Natuna di pelabuhan Tarempa Sabtu (30/4) pagi. Said, sempati dilarikan ke Puskesmas Tarempa kurang lebih 30 menit lamanya untuk menjalani perawatan karena pingsan saat ditangkap. Setelah sadar baru dibawa ke Natuna dengan menggunakan kapal Bukit Raya. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar