2017, Bus Trans Batam Terapkan E-Ticketing

1753
Pesona Indonesia
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Zulhendri. Foto: Iman Wachyudi/ batampos.co.id
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Zulhendri. Foto: Iman Wachyudi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam berencana menerapkan konsep e-ticketing pada tahun 2017. Semua ini dilakukan untuk semakin memudahkan masyarakat menggunakan jasa bus Trans Batam. Dengan konsep ini, tingkat kebocoran rendah, data penjualan real time dan mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) walau biaya dan perawatannya mahal.

”Penerapannya akan dilakukan pada tahun 2017. Pemko Batam bekerja sama dengan sejumlah bank dengan program-program seperti BRI Brizzi, Flash BCA, dan lainnya,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Zulhendri belum lama ini.

Sementara itu, kabar gembira kembali datang dari Perum Damri selaku operator bus Trans Batam. Pada Mei ini armada Trans Batam akan bertambah lagi sebanyak 15 unit. Ke-15 bus baru tersebut rencananya akan ditempatkan di wilayah-wilayah yang belum ada koridor bus Trans Batam selama ini.

Kepala operasional Perum Damri Batam, Johanes Ken mengatakan penambahan armada bus Trans Batam itu merupakan kebijakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk memaksimalkan pelayanan transpostasi darat yang nyaman dan ramah di seluruh titik di Batam.

”Sudah ada penyampaian informasi (penambahan 15 bus trans Batam), dan itu akan ditempatkan pada jalur-jalur yang belum dilalui Trans Batam selama ini,” kata Johanes.

Untuk menghubungkan semua wilayah layanan Trans Batam di kota Batam sambung Johanes minimal harus 11 hingga 12 koridor. ”Sekarang kan baru lima koridor jadi belum terakomodir semuanya,” tuturnya.

Saat ini, Trans Batam sudah melayani lima koridor di antaranya koridor satu jurusan Sekupang-Batamcenter total ada 12 unit bus, koridor dua Batuaji-Batamcenter ada 10 bus, koridor tiga Jodoh- Sekupang dengan 6 bus, koridor empat untuk trayek anak sekolah di Hinterland (Pulau Galang dan Sekitarnya) sebanyak lima unit bus. Lalu koridor lima Jodoh- Batamcenter dan koridor enam Piayu-Batamcenter masing-masing enam bus.

”Untuk total armadanya di masing-masing koridor tersebut, dua unitnya dijadikan bus cadangan,” kata Johanes.

Nah koridor baru yang akan dibuka untuk trayek dari 15 bus baru tersebut kata Johanes masih dipersiapkan Dinas Perhubungan kota Batam selaku pihak yang berwenang.

”Kalau pembukaan koridornya tetap di Dishub, tapi kalau dilihat dari kekosongan (koridor) selama ini, yang belum ada layanan Trans Batam dari wilayah Nongsa dan Punggur ke Batam Center serta Sekupang-Tanjunguncang. Itulah koridor baru yang kami harapkan,” kata Johanes. (eja/leo)

Respon Anda?

komentar