Abu Sayyaf Bebaskan Sandera Tan Lim

957
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Yahong Tan Lim asal Tiongkok dibebaskan oleh Abu Sayyaf.

“Dia dibebaskan kemarin (Kamis, 5/5) pukul 13.00 di kawasan Barangay Danag, Patikul, Sulu,” kata Juru Bicara Westmincom (West Mindanao Command) Mayor Philemon Tan.

Philemon menyebutkan bahwa Yahong diculik pada 22 Mei 2014 bersama ibunya, Dina Tan Iraham.

Namun, ibunya dibebaskan terlebih dahulu beberapa bulan lalu dan Abu Sayyaf ketika itu meminta tebusan Php 30 juta untuk pembebasan ibu dan anak tersebut.

Hanya, ketika ditanya soal tebusan, Philemon mengaku tidak tahu.

“Secara militer, kami mempunyai garis kebijakan no ransom. Jadi, bagaimana dan seperti apa negosiasi pembebasannya, kami tidak terlibat,” jelasnya.

Dia menambahkan, bisa jadi Abu Sayyaf ketakutan dan mulai melepas satu per satu sandera yang kini masih ditahannya.

Selain itu, Philemon menuturkan bahwa orang asing sebaiknya tidak pergi ke Sulu sendirian. Menurut dia, keberadaan orang asing langsung gampang dan cepat diketahui di Sulu.

Jadi, demi keamanan, sebaiknya mereka tidak datang ke Sulu.

“Berbahaya. Selain karena kini sedang jadi daerah operasi militer, juga bisa kena culik,” imbuhnya.

Hal tersebut dibenarkan Koordinator Fungsi Politik KBRI Manila Eddy Mulya. Dia mengatakan bahwa militer Filipina memang memberlakukan semacam travel warning yang tak resmi.

“Jika (orang asing, Red) datang ke Sulu sendirian dan melapor, biasanya otoritas setempat langsung akan memulangkannya,” ujar dia. (*/c9/kim)

Respon Anda?

komentar