Seilakam Barat Jadi Kampung KB di Karimun

1034
Pesona Indonesia
 Kepala Badan Keluarga Berencana Daerah, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PA) Karimun Rosmawati. foto:tri haryono/batampos
Kepala Badan Keluarga Berencana Daerah, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PA) Karimun Rosmawati. foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – Kelurahan Seilakam Barat telah ditunjuk Pemerintah Kabupaten Karimun sebagai Kampung Keluarga Berencana (KB). Dipilihnya Kelurahan Seilakam Barat karena sesuai kriteria yang dipersyaratkan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat. Di antaranya ketersediaan data dan informasi keluarga, dukungan dan komitmen pemda setempat, partisipasi aktif masyarakat, tokoh masyarakat serta kader.

”Untuk Kabupaten Karimun, kita pilih Kampung KB di Kelurahan Seilakam Barat. Nanti Kampung KB akan dijadikan kawasan untuk melaksanakan program revolusi mental berbasis keluarga untuk membangun karakter bangsa,” ungkap Kepala Badan Keluarga Berencana Daerah, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PA) Karimun Rosmawati, Jumat (6/5) kemarin.

Pembentukan Kampung Keluarga Berencana merupakan upaya mendukung program pencanangan yang dilakukan pemerintah pusat untuk setiap kabupaten/kota ada satu kampung KB. Tujuan pembentukan Kampung KB untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat melalui penguatan Program KKBPK (Kependudukan dan KB Pembangunan Keluarga) di seluruh pemerintah daerah di Indonesia yang terintegrasi antarlintas sektoral sejalan dengan pembangunan disuatu daerah. Sehingga, bersinergi dengan program Nawacita ke-8 yaitu Revolusi Karakter Bangsa.

”Tinggal menunggu petunjuk teknis dari pusat. Daerah Kampung KB sudah siap semuanya. Dan profilnya sudah kita kirim ke BKKBN Kepri, untuk ditindaklanjuti bersama kabupaten/kota yang ada di Kepri,” paparnya.

Masih kata Rosmawati lagi, nantinya Kampung KB banyak penyuluhan yang melibatkan semua elemen masyarakat. Dimulai dari kesejahteraan keluarga, majelis taklim, PAUD, penyuluhan narkoba, kursus-kursus sebagai modal untuk membangun usaha kecil-kecilan dan sebagainya. Sehingga, peranan masyarakat sangat penting dalam mensukseskan kampung KB tersebut.

”Nah di sinilah, peranan masyarakat yang harus dominan. Sedangkan, Pemda sendiri sebagai fasilitator dan memberikan motivasi terhadap para pelaku yang berperan di kampung KB tersebut,” ucapnya lagi. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar