Jokowi Bakal Hadiri Munaslub Golkar di Bali

502
Pesona Indonesia
Presiden Joko Widodo. Foto: jawapos
Presiden Joko Widodo. Foto: jawapos

batampos.co.id – Presiden Jokowi direncanakan akan menghadiri Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar di Bali.

Terkait kedatangan presiden itu, panitia Munaslub sampai beberapa kali mengubah jadwal agar sesuai dengan agenda presiden.

Kehadiran presiden memang krusial sebagai bentuk pengakuan pemerintah terhadap kepengurusan Golkar yang baru nanti.

Presiden pun akhirnya menyatakan kesediannya untuk hadir ke Munaslub Golkar di Bali.

“Insya Allah saya akan datang,” ujarnya usai menutup gelaran¬†International Trade and Investment Summit yang diselenggarakan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Kota Seluruh Indonesia (Apkasi) di Jakarta, Minggu (7/5/2016).

Terkait kontroversi iuran calon ketua umum yang masing-masing dipungut Rp 1 miliar, Jokowi mengatakan bahwa pelaksanaan Munas semua partai memang butuh dana besar.

“Biaya itu dari mana? Ya mestinya dari gotong royong semua anggota,” katanya.

Sementara itu, KPK kecewa karena rekomendasi larangan pemberian iuran caketum tak dijalankan panitia munaslub.

”Mereka kan sudah menyatakan akan mengikuti rekomendasi KPK. Kalau tidak diikuti ya sudah kami tak akan mencampuri urusan internalnya,” ujar Pelaksana harian Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati.

Sebelumnya KPK menegaskan pada panitia Munaslub bahwa pemberian iuran dari para Caketum tersebut bisa dikategorikan gratifikasi. Apalagi jika pemberi atau penerimanya berstatus penyelenggara negara. Misalnya kepala daerah atau anggota legislatif.

Menyikapi tak dijalankannya rekomendasi KPK, Yuyuk mengingatkan Partai Golkar untuk serius mencegah terjadinya politik uang. Sebab politik uang di awal pemilihan bisa menimbulkan korupsi yang lebih besar kedepannya.

Apa yang disampaikan Yuyuk itu setidaknya sudah pernah tergambar dalam ajang pemilihan ketua umum dalam kongres Partai Demokrat beberapa tahun silam. Ketika kasus korupsi pembangunan proyek Hambalang terungkap, ternyata diketahui ada beberapa uang yang mengalir untuk kepentingan kongres Partai Demokrat. (owi/gun/sof/jpg)

Respon Anda?

komentar