Mantan Panglima TNI Jenderal Moeldoko Sarankan Saut Minta Maaf

5280
Pesona Indonesia
Akun facebook Jenderal TNI (purn) Moeldoko. Foto: pscr twitter/batampos.co.id
Akun facebook Jenderal TNI (purn) Moeldoko. Foto: pscr twitter/batampos.co.id

batampos.co.id -Serangan pimpinan KPK Saut Situmorang terhadap KAHMI/HMI dengan menyebut kader organisasi tersebut korup dan jahat di acara TV One, Kamis (5/5/2016) tak hanya menimbulkan rekasi dari kader HMI/KAHMI se-Indonesia, tapi juga sejumlah orang penting di negeri ini.

Baca Juga: Sebut KAHMI/HMI Jahat dan Korup, Pimpinan KPK Saut Situmorang Dikecam

Mantan Panglima TNI, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko termasuk yang bereaksi keras terkait ucapan Saut Situmorang yang menyudutkan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu.

Moeldoko menilai, pernyataan Saut yang menyebut KAHMI dan HMI korup serta jahat sangat tidak relevan. Dia bahkan tak percaya jika seorang lembaga pimpinan negara berkata sembarangan.

“Wah kok ada pimpinan Lembaga Negara yg mengeluarkan pernyataan serampangan seperti itu, sadar tidak ucapannya menyinggung banyak orang,” bunyi cuitan Moeldoko di akun pribadi miliknya, @generalmoeldoko, Sabtu (7/5/2016) seperti dilansir JawaPos.com (batampos.co.id Group).

Meoldoko menegaskan, apa yang dikatakan Saut sangat tendensius dan membuat banyak sakit hati kader serta alumni HMI.

“Ada baiknya oknum pimpinan KPK tersebut segera meminta maaf,” saran Moeldoko.

Seperti diketahui, ketika didapuk menjadi narasumber di TV One Kamis (5/5/2016), Saut menyinggung ihwal eksistensi tokoh HMI yang di kancah nasional.

“Mereka (KAHMI/HMI) orang-orang cerdas ketika mahasiswa, kalau HMI minimal LK (Latihan Kaderisasi) 1. Tapi ketika menjadi pejabat mereka korup dan sangat jahat,” beber dia. (mam/fri/JPG/nur)

Respon Anda?

komentar