Bupati Bintan Akan Rombak Pejabatnya Tanpa Melalui Lelang

689
Pesona Indonesia
Bupati Bintan Apri Sujadi. foto:jailani/batampos
Bupati Bintan Apri Sujadi. foto:jailani/batampos

batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi dan wakilnya, Dalmasri Syam akan melakukan perombakan seluruh pejabat dari eselon IV, III, dan II di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan setelah hari raya Idul Fitri atau Juli 2016 mendatang. Namun dirombaknya pejabat untuk pengisi kursi jabatan pada Kabinet Bintan Gemilang itu dilaksanakan tanpa melalui pelelangan atau kompetisi secara sehat. Melainkan akan dipilih dan diseleksi langsung oleh tim asesemen istimewa yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bintan 2016 ini.

“Kita percayai kepada lembaga asesmen saja untuk rombak para pejabat di Pemkab Bintan. Jadi asesmen inilah yang menentukan siapa yang pantas ataupun tidaknya seorang pejabat duduk dikursi jabatan pada masa kepemimpinannya,” ujarnya, kemarin.

Dikatakannya, sampai saat ini sudah ada beberapa lembaga asesmen yang mendaftarkan diri kepada Pemkab Bintan. Namun hanya satu lembaga asesmen saja yang nantinya akan digunakan untuk melakukan proses penilaian dalam merombak para pejabat. Dalam memperoleh suatu lembaga asesmen yang berkualitas dan dapat dipercayai, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bintan yang akan melakukan seleksinya.

Apapun hasil nanti, lanjut Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kepri ini, ia akan menerima lembaga asesmen yang terpilih. Karena lembaga asesmen dari hasil seleksi BKD inilah yang terjamin mutunya, kredibel dan bisa dipercayai. Sehingga untuk melakukan penilaian terhadap para pejabat yang berhak mengisi kursi jabatan di kabinet barunya itu menjadi tugas lembaga asesmen tersebut.

“Lembaga asesmen yang mengusulkan sudah kita tandatangani. Jadi tinggal menunggu seleksinya dari BKD. Asesmen yang kredibel itu adalah asesmen istimewa, asalnya dari Pulau Jawa,” katanya.

Untuk penilaian sosok pejabat yang akan dilakukan, sambungnya mencakup kompetensi, pengalaman, loyalitas dan beberapa variabel penting lainnya. Pastinya setiap individu pejabat akan melalui penilaian yang sangat ketat. Sehingga tidak akan bisa melakukan tindakan permainan curang apapun. Bahkan ia tidak akan campur tangan dalam penilaian maupun penentuan pejabat terpilih yang akan duduk di kursi jabatan barunya.

“Perombakan kabinet ini tidak ada ditarik upeti. Siapapun pejabat yang terpilih nantinya, saya akan legowo,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar