Pemuda Tewas Gantung Diri di Depan Rumah

1040
Pesona Indonesia
Tim Inafis Polres Karimun sedang menurunkan  jenazah M Yusuf yang bunuh diri di depan rumahnya. foto:sandi/batampos
Tim Inafis Polres Karimun sedang menurunkan jenazah M Yusuf yang bunuh diri di depan rumahnya. foto:sandi/batampos

batampos.co.id – Warga Seipasir, di RT 04 RW 02, Kecamatan Meral, dikejutkan dengan ditemukannya seorang pemuda, M Yusuf, 25, tewas bunuh diri dengan cara gantung diri di depan pintu rumahnya pada Jumat (6/5) malam pukul 20.30 WIB.

Selain itu, juga ditemukan juga secarik kertas yang diduga ditulis oleh M Yusuf sebelum mengakhiri hidupnya yang berada di tubuhnya. Pada secarik kertas tersebut bertuliskan “Kak, Aku Minta Maaf. Semenjak ayah dan mamak gak ada rasanya darah daging tak dianggap lagi. Tapi, ini cuma aku sendiri yang tak dianggap. Jagalah adek-adek kakak yang lain. Cuma itu yang bisa buat aku tenang”.

”Dari hasil pemeriksaan yang kita lakukan, saksi pertama yang menemukan adalah warga setempat Nurbaiti yang mau keluar rumah untuk membeli sesuatu ke warung. Pada saat berada di luar rumah, tepatnya disamping kanan yang berjarak sekitar 15 meter ada pria yang gantung diri di depan rumah. Saksi akhirnya berteriak memanggil tetangga yang lain,” ujar Kapolsek Meral, AKP Agung Gima Sunarya melalui Kanit Reskri, Aiptu Hendriansyah.

Dikatakannya, setelah itu warga mulai ramai berdatangan dan kemudian dilaporkan ke Polsek Meral. Pada saat melihat lokasi kejadian, memang benar ada pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai supir telah meninggal dunia karena gantung diri di depan rumah menggunakan tali rapia warna hijau. Selanjutnya, Tim Inafis Polres Karimun tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan.

”Setelah selesai melakukan pemeriksaan, mayat MY dibawa ke RSUD untuk dilakukan pemeriksaan visum luar. Hasilnya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sehingga, dapat dipastikan bahwa penyebab meninggalnya MY disebabkan murni karena bunuh diri,” paparnya. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar