Waspada! Narkoba Dalam Bentuk Cair Marak Beredar

801
Pesona Indonesia
Sejumlah petugas gabungan memeriksa ruangan narapidana saat razia narkoba di Lapas Batu 18, Senin (18/4). F.Yusnadi/Batam Pos
(Foto: F.Yusnadi/Batam Pos)

batampos.co.id – Bahaya laten narkoba terus mengintai generasi penerus bangsa. Seiring dengan perkembangan zaman, bentuknya pun semakin beraneka ragam.

Dalam seminggu terakhir, BNN Kota Surabaya menemukan peredaran narkoba cair.

”Sebenarnya jenis barang ini sudah lama. Cuma ada peredaran masif selama seminggu ini,” jelas Kepala BNNK Surabaya AKBP Suparti.

Nama narkoba tersebut adalah blue sapphire. Sesuai namanya, narkoba itu berupa cairan berwarna biru.

Beberapa waktu lalu, blue sapphire menjadi perbincangan nasional setelah menyeret nama Dandim Makassar Kolonel Infanteri Jefri Oktavian Rotty. Saat ini memang belum ada payung hukum yang mengikat soal narkoba jenis itu. Penelitian pun sedang dilakukan BNN pusat dan segera disebarkan ke seluruh cabang BNN di daerah.

Hingga sekarang, BNNK mencari tahu pengedar yang bermain di Surabaya. Sudah ada beberapa temuan tim BNNK terkait dengan lokasi narkoba cair itu biasa dikonsumsi. Suparti tidak menunjukkan secara pasti. Namun, yang jelas penggunanya bermain aman.

Meski belum ada hukum yang mengatur, pengguna blue sapphire sadar bahwa yang dikonsumsinya adalah salah satu jenis narkoba.

”Mereka mengamuflasekan wadahnya,” tutur mantan Kasubbaghumas Polrestabes Surabaya tersebut.

Ada pula yang memasukkannya ke dalam botol obat batuk. Botol jenis itu berwarna gelap. Tidak bisa diterawang dari luar untuk memastikan isinya. Orang yang mengonsumsinya pun bisa aman membawanya kesana-kemari.

Dibutuhkan ketelitian dan kecermatan petugas untuk mengetahui pengguna narkoba cair itu. Salah satunya tes urine.

”Kalau dites urine, tetap tidak bisa dibohongi. Kalau perlu, juga diuji laboratorium,” imbuh Suparti. (jpg)

Respon Anda?

komentar