Di Pasar Fanindo Harga Kacang Panjang dan Telur Naik

1534
Pesona Indonesia
Warga Batuaji saat belanja kebutuhan pokok sehari-hari di Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Warga Batuaji saat belanja kebutuhan pokok sehari-hari di Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Harga kebutuhan pokok di Pasar Fanindo Batuaji, mulai merangkak naik. Saat ini kenaikan sudah terjadi pada harga kacang panjang dan harga telur.

Para pedagang di Pasar Fanindo Batuaji, sudah menjual kacang panjang Rp 15 ribu per kilogram. Sebelumnya harga kacang panjang sempat melambung mencapai Rp 18 ribu per kilogram, dari harga normal Rp 8 ribu per kilogram. Kenaikan harga itu sudah terjadi satu minggu lalu. “Baru hari ini (kemarin, red) turun Rp 3 ribu,” ujar Nining, kepada koran Batam Pos (grup batampos.co.id), Senin (9/5).

Menurutnya, kenaikan harga terjadi karena disebabkan oleh pengaruh cuaca saat ini kian tak menentu di wilayah Tembesi, Sagulung dan Batuaji, kadang hujan dan kadang panas. “Kacang kita ambil dari petani lokal di Tembesi Kebun,” ungkap Nining.

Selain itu, kenaikan harga juga terjadi pada telur, saat ini di Pasar Fanindo harga telur satu papan isi 30 butir dijual Rp 35 ribu, dari harga normal Rp 30 ribu. “Kenaikan harga telur juga sudah seminggu,” bebernya.

Meski demikian, kenaikan harga tersebut belum mempengaruhi harga cabai merah, saat ini masih dijual Rp 30 ribu per kilogram. Sedangkan harga bawang merah dijual Rp 28 per kilogram. Minyak goreng eceran Rp 12 ribu per kilogram. “Semuanya masih aman belum ada kenaikan,” bebernya.

Untuk harga daging ayam segar saat ini dijual Rp 31 ribu per kilogram, dari harga normal Rp 27 ribu per kilogram. “Naik sudah tiga hari,” ujar Rica.

Untuk harga daging ayam beku masih stabil Rp 27 ribu per kilogram. Sedangkan harga daging sapi segar dijual Rp 130 per kilogram dan harga daging sapi beku belum mengalami kenaikan saat ini masih Rp 80 ribu per kilogram. (cr14)

Respon Anda?

komentar