Sambut Ramadan, Nurdin Minta Masyarkat Sadar Zakat

564
Pesona Indonesia
Plt Gubernur Kepri Nurdin saat bertemu pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kepri di Graha Kepri, Senin (9/5).
Plt Gubernur Kepri Nurdin saat bertemu pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kepri di Graha Kepri, Senin (9/5).

batampos.co.id – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1437 H, Plt Gubernur Kepri, Nurdin Basirun meminta masyarakat muslim di Provinsi Kepri untuk sadar zakat. Karena zakat merupakan salah satu instrumen mensucikan harta. Lewat zakat, umat Islam secara tidak langsung membayar hak orang lain yang ada didalam harta. Selain itu, zakat juga merupakan merupakan mediator dalam mensucikan diri dari rasa kikir dan cinta harta. Dengan zakat pula, kebutuhan dasar fakir miskin dapat terpenuhi.

Berangkat dari itu, Plt Gubernur Kepri Nurdin Basirun mendukung penuh gerakan sadar zakat. Ia juga menghimbau masyarakat untuk sama-sama melaksanakan kewajiban membayar zakat jelang bulan suci ramadhan. Sehingga, bulan ramadhan nanti merupakan bulan kebangkitan zakat.

“Zakat itu penting. Selain kewajiban dalam agama islam, juga sebagai sarana tolong-menolong. Hablumminallah dan Hablumminanas. Jadi selain beribadah untuk Maha Pencipta juga ke sesama manusia,” ujar Nurdin saat menemui pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kepri di Graha Kepri, Senin (9/5).

Khusus untuk penyaluran, Nurdin meminta agar dapat menyasar masyarakat miskin guna mengangkat kesejahteraan mereka. Caranya dengan cara membiayai pendidikan khususnya untuk anak-anak berprestasi yang kurang mampu.

Sebelumnya, Ketua Baznas Kepri Mustamin Husain menawarkan kepada Pemerintah Provinsi Kepri untuk membantu pemerintah mengukur angka kemiskinan daerah. Caranya adalah mengelompokkan masyarakat miskin dalam beberapa kuadran.

Dengan begitu, penyalur zakat dapat melihat dikuadran mana masyakat miskin yang benar-benar membutuhkan penyaluran zakat. “Dengan begitu, amil zakat dapat menyalurkan dana tepat sasaran,” papar Mustamin.

Lebih lanjut, Ia meminta dukungan dari Gubernur untuk menguatkan Baznas. Salah satunya adalah mendorong aparatur pemerintah dan masyarakat untuk segera memberikan zakatnya. “Bisa dikeluarkan pergub yang menghimbau pns dan masyarakat untuk memberikan zakat,” jelas Mustamin.

Saat ini, kesadaran masyarakat untuk menyalurkan zakatnya mulai meningkat. Data baznas provinsi sendiri memotret bahwa dalam tiga tahun ini terjadi peningkatan. Tahun 2013 lalu jumlah zakat yang terkumpul mencapai Rp1,1miliar meningkat menjadi Rp1,19 miliar di tahun 2014. Sedangkan tahun lalu, jumlah zakat yang terkumpul mencapai Rp1,6 miliar. (jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar