Siswa Antusias Lakukan Pemeriksaan Mata

378
Pesona Indonesia
Pemeriksaan mata murid SD dalam rangka Gerakan Sejuta Kacamata untuk Anak Indonesia di SDN 004 Tanjungpinang, Senin (9/5). F.Yusnadi/Batam Pos
Pemeriksaan mata murid SD dalam rangka Gerakan Sejuta Kacamata untuk Anak Indonesia di SDN 004 Tanjungpinang, Senin (9/5). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Siswa SD terlihat antusias mengikuti pemeriksaan mata yang digelar oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang kerja sama Kementerian Kesehatan dengan Komite Mata Nasional (Komatnas) dan Gabungan Pengusaha Optikal Indonesia (Gapopin).

Seorang siswi kelas 3 SDN 004 Tanjungpinang Barat, Lakeisha mengaku senang dengan adanya pemeriksaan mata yang kemarin digelar di sekolahnya itu.

“Senang karena ini baru pertama,” ujarnya usai mengikuti pemeriksaan mata. Lakeisha mengatakan, dia juga mengalami gangguan mata. “Kalau lihat dekat jadi ada dua, tapi kalau lihat jauh biasa saja,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang, Rustam mengatakan, pihaknya telah melakukan penjaringan kesehatan siswa SD se-Kota Tanjungpinang. “Hasilnya kami menemukan 859 anak yang mengalami gangguan refraksi mata,” ujarnya.

Rustam menjelaskan, kelainan refraksi adalah kelainan pembiasan cahaya, sehingga bayangan tidak fokus tepat di retina mata, ini menyebabkan penglihatan menjadi kabur. Dikatakan Rustam, dikenal dua macam yaitu miopi (rabun jauh) dan hiprtmetrofi (rabun dekat).

Angka 859, dikatakan Rustam merupakan angka yang cukup tinggi. Untuk pencegahan, kata dia, diperlukan peran serta orang tua.

Karena itu, dia mengimbau orang tua untuk menjaga kesehatan anak. Beberapa catatan yang perlu diperhatikan orang tua, yaitu orang tua harus menjaga pola makan anak, dengan memberi asupan sayuran dan buah yang cukup. “Juga jangan dibiasakan penggunaan gadget yang terlalu sering. Selingi dengan istirahat yang cukup,” ujarnya. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar