UN SMP di Daik Lingga Masih Manual

490
Pesona Indonesia
Wakil Bupati Lingga M Nizar saat kunjungan ke sekolah-sekolah di Daik Lingga saat pelaksanaan UN. foto:hasbi/batampos
Wakil Bupati Lingga M Nizar saat kunjungan ke sekolah-sekolah di Daik Lingga saat pelaksanaan UN. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Wakil Bupati Lingga, Muhammad Nizar, memantau pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat SMP sederajat yang berlangsung serentak secara nasional. Rombongan bupati tersebut menyambangi SMPN 1 Lingga di Jalan Masjid Sultan dan MTs Aqidatunnajin di Kampun Cening, Daik Lingga, Senin (9/5) pagi.

Dalam kesempatan tersebut, M Nizar didampingi Komisi III DPRD Lingga bidang pendidikan dan kesehatan, Agus Marli dan wakil ketua komisioner KPPAD Lingga, Fitri Darmadi. Rombongan melihat langsung aktifitas UN SMP di Daik yang digelar pihak sekolah dan bertanya langsung kesiapan para siswa kepada kepala sekolah.

“Kita harapkan semua berjalan lancar sampai hari terakhir UN,” ungkap Nizar di SMPN 1 Lingga.

Untuk pelaksanaan UN  SMP N 1 di Lingga, hasil bincang-bincang dengan kepala sekolah tersebut disampaikan Nizar, sekolah masih melaksanakan UN secara manual. Mengisi lembar jawaban soal dengan metode lama tidak menggunakan komputer. Pada hari pertama pelaksanaan UN SMP di Daik Lingga tidak ada lembaran soal yang rusak.

“Kita harapkan seluruh siswa SMP ataupun sederajat yang mengikuti UN lulus 100 persen. Mengikuti jejak UN SMA kemarin lulus membanggakan. Begitu juga nilai, kejar nilai kelulusan terbaik,” sambungnya.

Ditempat yang sama, Kadari, Kepala SMPN 1 Lingga mengatakan pelaksanaan UN hari pertama diikuti seluruhnya oleh siswa kelas 3. Jumlahnya sebanyak 115 siswa/siswi.

“Hari ini pelajaran Bahasa Indonesia. Semua soal baik dan tidak ada kerusakan dan kendala berarti,” katanya.

Karena menggunakan sistem manual, dikatakan Kadari hal tersebut tidak mengganggu proses UN. “Kita ujian masih manual karena belum ada komputer yang memadai untuk UNBK. Pada hari ini semua peserta UN hadir,” tambahnya.

Sementara di MTs Aqidatunajin Daik Lingga, Haryati S. Pd, Kepala Sekolah MTS Aqidatunnajin, mengatakan sebanyak 34 siswa mengikuti UN. Dibagi menjadi dua ruangan untuk pelaksanaannya.

” Soalnya bagus semua. Tidak ada yang rusak. Ada satu orang siswa yang tidak hadir┬ádi ruangan satu karena sakit. Kita akan adakan ujian susulan pada 16 Mei nanti,” jelasnya.

Khusus MTs Aqidatunajin, pihak sekolah melaksanakan Ujian Akhir Madrsayah Berstandar Nasional (UMBN) dengan lima pelajaran Islam yakni Qur’an Hadis, Aqidah Akhlak, Sejarah Kebudayaan Islam, dan Fiqih.” Harapan kita peserta UN lulus semua,”ujarnya.

Ujian tahun lalu, kata Haryati, Madrasah Aqidatunnajin Daik Lingga menerima penghargaan pelaksanaan UN jujur dari Kemendikbud.

“Ada 8 sekolah yang mendapatkan penghargaan penyelenggara UN terjujur di Lingga. Salah satu di MTS ini,” tutupnya. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar