Bamsoet Berang Akom Disebut Kena OTT Komite Etik

716
Pesona Indonesia
Ketua DPR Ade Komarudin. Foto: dokumen JPNN.Com
Ketua DPR Ade Komarudin.
Foto: dokumen JPNN.Com

batampos.co.id – Anggota tim sukses calon ketua umum Partai Golkar Ade Komarudin, Bambang Soesatyo berang karena jagonya disudutkan dengan informasi tentang operasi tangkap tangan (OTT) komite etik musyawarah nasional luar biasa (munaslub) partai berlambang beringin hitam itu. Bambang bahkan mengancam akan melaporkan komite etik ke polisi karena menuduh Akom -sapaan Ade- tanpa bukti.

Bamsoet -panggilan Bambang- mengatakan, Akom tidak menggelar pertemuan, apalagi memberi uang ke DPD.  “Tidak ada suap dan tidak ada pertemuan. Saya jamin itu,” kata Bamsoet -sapaan Bambang- melalui layanan pesan singkat, Rabu (11/5).

Ia menegaskan, informasi tentang tertangkapnya Akom -sapaan Ade- oleh komite etik itu merupakan fitnah tanpa bukti. “Dan tim hukum Akom akan mengambil langkah hukum atas fitnah suap tanpa bukti ini,” kata Bamsoet.

Sebelumnya Ketua Komite Etik Munaslub Golkar, Fadel Muhammad menyatakan, ada calon ketua umum partainya berinisial AK yang bertemu dengan ketua DPD I Kalbar. Komite etik memang melarang paca calon ketua umum menggelar pertemuan secara tertutup dengan pemilik suara di munaslub.

Bamsoet pun menantang kmite etik untuk membuktikan adanya pertemuan Akom dengan DPD Golkar Kalbar. Bamsoet bahkan tak segan-segan melapor ke penegak hukum jika ternyata komite etik mengumbar informasi tanpa bukti.

“Kalau ada pihak yang menuding ada suap tanpa bukti. Saat ini juga akan kami laporkan ke penegak hukum. Termasuk tim etik,” pungkasnya.(fat/jpnn)

Respon Anda?

komentar