Jauhkan Diri dari Hasad dan Dengki

556
Pesona Indonesia
Peringatan Isra Miraj Provisni Kepri di Daik, Kabupaten Lingga, Senin (9/5) malam. foto:humas pemprov
Peringatan Isra Miraj Provisni Kepri di Daik, Kabupaten Lingga, Senin (9/5) malam. foto:humas pemprov

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepri memusatkan peringatan Isra Mikraj 1437 H di Daik, Kabupaten Lingga, Senin (9/5) malam lalu dengan menghadirkan Guru Besar UNI Sumatera Utara, Ahmad Zuhri. Dalam tablig akbarnya, meminta masyarakat untuk menjauhkan diri dari sifat hasad dan dengki.

“Kalau hati sudah rusak, maka rusaklah semua tubuhnya. Yang namanya penyakit hati seperti, hasad, dengki, takabur, dan sombong tiada obatnya. Kecuali mendekatkan dirinya kepada Allah SWT,” ujar Ahmad Zuhri dalam tabligh akbar yang ditaja oleh Pemprov Kepri tersebut.

Lebih lanjut katanya, Isra Miraj adalah salah satu periwstiwa besar yang luar biasa. Masih kata Ahmad Zuhri, poin-poin penting yang menjadi refleksi dari peristiwa ini adalah tentang kehidupan saat ini, dan kehidupan yang akan datang untuk demensi yang berbeda.

“Poin pentingnya adalah bersyukur. Allah SWT sudah mengatakan, jika kalian bersyukur, maka Allah menambahnya. Apa yang harus kita lakukan adalah banyak bersyukur, berinfak, menceritakan tentang nikmat Allah, dan sujud syukur. Sebaliknya disuatu waktu, kita harus banyak bersabar atas ujian dan cobaan-Nya,” jelasnya.

Hal ini membuat suasana berbeda karena biasanya momen-momen seperti ini selalu diselenggarakan di Kota Tanjungpinang. Dan diawali tahun 2016 ini, kedepannya setiap kabupaten dan kota akan mendapatkan giliran untuk penyelenggaraan kegiatan peringatan hari besar Islam.

Pada kegiatan yang bertajuk ” dengan peringatan Israk Miraj kita wujudkan Kepri sebagai Bunda Tanah Melayu yang sejahtera, agamis dan berakhlak mulia tersebut, Plt. Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dalam sambutannya mengatakan bahwa melalui peringatan Isra dan Miraj ini hendaklah bisa meningkatkan hubungan sesama manusia dan hubungan manusia dengan penciptanya.

Menurut Nurdin, dari peringatan seperti ini serta adanya tabligh akbar, maka akan banyak hidayah yang tercurah kepada masyarakat. Mengingat kegiatan ini diselenggarakan di Kabupaten Lingga, maka Nurdin minta agar antara Bupati dan Wakil Bupati ada take and givenya. Bersinergi yang baik antara keduanya dan mudah-mudahan sama-sama baik seperti ini untuk yang lainnya.

“Antara Bupati dan Wakilnya tentu harus selalu sinergi. Kerjakan yang menjadi tupoksi kerja masing-masing, karena same-same bus kota dilarang saling mendahului,” ujar Nurdin mengistilahkan.

Kabupaten Lingga merupakan salah satu daerah yang mendapatkan perhatiaan khusus dari almarhum H. Muhammad Sani ketika masih menjadi Gubernur. Hal ini ditegaskan Nurdin akan dilanjutkan. Ditegaskan Nurdin jika almarhum sering mengatakan kepadanya tentang NAL, atau Natuna, Anambas dan Lingga. Akan dikuatkan dan ditingkatkan konektivitas di tiga daerah ini. Konektivitas darat, laut, udara dan jaringan komununikasi yang lancar dipastikan akan mendongkrak ekonomi masyarakat.

“Dan untuk menjawab konektivitas tersebut. Kita harus menjemput hidayah untuk merangkai konektivitas hati. Dan salah satunya adalah melalui kegiatan seperti ini,” jelas Nurdin.

Pada kesempatan ini tidak lupa Plt. Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengajak seluruh masyarakat Kepri mensukseskan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Kepri VI. “Mudah-mudahan akan sukses kegiatan MTQ yang sekarang sedang kita siapkan. Karena didalamnya ada syiar agama Islam melalui ayat-ayat alquran yang dilombakan,” tutup Mantan Bupati Karimun tersebut. Pada kesempatan ini, Plt. Gubernur beserta Bupati Lingga Alias Wello dan wakilnya memberikan santunan kepada yatim piatu yang ada di Kabupaten Lingga.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar