Kebutuhan Dasar Masyarakat Anambas Belum Terpenuhi

771
Pesona Indonesia
Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016-2021 di gedung Balai Pertemuan masyarakat Siantan (BPMS) Tarempa (10/5). foto:syahid/batampos
Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016-2021 di gedung Balai Pertemuan masyarakat Siantan
(BPMS) Tarempa (10/5). foto:syahid/batampos

batampos.co.id – Ketua Umum Badan Pembentukan dan Penyelaras Kabupaten Kepulauan Anambas Muhammad Zen, menyayangkan kinerja pemerintah daerah. Pasalnya selama satu periode kepemimpinan sebelumnya belum memberikan hasil yang memuaskan dan tidak banyak meninggalkan kesan.

“Sudah lima tahun Anambas berdiri tapi kantor Bupati saja tidak ada, mau kapan lagi,” ungkap M Zen ketika memberikan sambutan pada pembukaan acara Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016-2021 di gedung Balai Pertemuan masyarakat Siantan
(BPMS) Tarempa (10/5).

Itu hanya sebagian kecil, lanjutnya, yang paling memprihatinkan, selama delapan tahun berjalan, Anambas belum mampu mengentaskan diri dari kekurangan air bersih. Kelangkaan air bersih masih terjadi dimana-mana. Pada saat APBD Anambas besar saja tidak bisa berbuat apalagi saat-saat ini
daerah sedang dihadapkan dengan kondisi keuangan yang semakin berkurang dari tahun ketahun.

Seharusnya kata Zen, untuk mengatasi kelangkaan air bersih, pemerintah harus berusaha untuk mencari sumber air bersih yang memadai dan membangun penampungan yang besar sehingga mencukupi untuk kebutuhan masyarakatnya. “Buat perencanaan yang matang, kalau APBD tidak mampu, cari uang dipusat minta bantuan dana,” ungkapnya lagi.

Menurutnya bukan hanya air bersih saja yang masih kurang, tapi kebutuhan masyarakat seperti listrik juga belum dirasakan masyarakat secara merata. Masih ada daerah atau desa-desa yang belum dialiri
listrik. Belum lagi moda transportasi. Menurutnya, Anambas ini jika ingin maju juga harus mengutamakan transportasi. “Bagaimana kita bisa mengedepankan dan memamerkan pariwisata kita kalau transportasi kita tidak memadai,” ungkapnya.

Menurutnya, membangun Anambas harus dengan hati, jika tidak maka tidak akan bisa berubah kearah yang lebih baik. Jika tidak bersedia membangun dengan hati lebih baik pindah ketempat lain.

Jika dilihat dilapangan, apa yang diungkapkan M. Zen adalah hal yang benar dan terlihat jelas didepan mata. Hingga saat ini masyarakat Anambas masih mengalami kekurangan air bersih. Mayoritas masyarakat Tarempa dan sekitarnya memanfaatkan air sungai untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Tidak jarang terlihat warga yang rela begadang hingga tengah malam bahkan hingga pagi, demi mendapatkan air bersih. Warga meminta air kepada tetangga yang masih memiliki air bersih.

Menanggapi hal ini Bupati kepulauan Anambas Abdul Haris, menyebutkan dalam kepemimpinannya bersama Wan Zuhendra, diakuinya memiliki tiga komitmen salah satunya yakni mengenai penyelesaian persoalan kebutuhan air bersih, listrik telekomunikasi dan transportasi.

“Untuk mewujudkan itu semua pemda akan membangun infrastruktur dasar, air bersih dan listrik yang memadai serta pemukiman yang layak,” ungkapnya. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar