Selangkah Lagi Nurdin Jadi Gubernur Definitif

584
Pesona Indonesia
Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak saat memimpin rapat paripurna. foto:humas pemprov
Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak saat memimpin rapat paripurna. foto:humas pemprov

batampos.co.id – Peralihan status Nurdin Basirun sebagai Gubernur Kepri definitif tinggal menunggu selangkah lagi. Setelah Selasa (10/5) kemarin, jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri menggelar sidang paripurna istimewa dengan agenda pengajuan gubernur definitif.

“Setelah ini, tinggal selangkah lagi, yaitu menunggu pengangkatan dan pengesahan secara resmi oleh Pak Jokowi,” kata Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak.

Tidak ada interupsi selama berlangsungnya paripurna selama kurang lebih dua jam itu. Semua anggota legislatif menyatakan persetujuannya agar Nurdin Basirun segera bisa ditetapkan sebagai gubernur definitif. Demi menjaga keberlangsungan kerja-kerja pemerintahan yang lebih kondusif, tertata, dan maju.

Jumaga mengharapkan Presiden Joko Widodo melalui Menteri Dalam Negeri bisa lekas menindaklanjuti pengesahan Nurdin Basirun sebagai gubernur definitif. Diperkirakan tidak memakan waktu lama. “Saya rasa paling lama dua minggu. Karena kalau tidak cepat dilantik sebagai gubernur definitif, kita yang rugi. Karena selama menjabat pelaksana tugas itu tidak boleh membuat kebijakan,” ungkap Jumaga.

Wakil Ketua II DPRD Kepri Husnizar Hood didapuk sebagai pembaca Surat Keputusan yang telah ditandangani unsur kepemimpinan kemarin. Ada dua poin yang dibacakan. Pertama, DPRD Kepri mengusulkan Nurdin Basirun untuk segera diangkat dan disahkan sebagai Gubernur Kepri masa jabatan 2016-2021. Kedua, penetapan Nurdin sebagai gubernur mutlak berada di bawah intruksi Presiden RI.

“Kalau kami, sesuai aturannya, hanya berhak mengusulkan. Pengangkatan dan pengesahannya ada di tangan Pak Jokowi,” jelas Husnizar.

Tahap selanjutnya, sambung Husnizar, berita acara berupa hasil sidang paripurna istimewa tersebut kemudian dikirimkan ke Presiden RI melalui Kemendagri untuk mendapatkan jadwal pengangkatan dari presiden. “Tidak diatur berapa lama waktunya. Tapi biasanya tidak sampai sebulan. Dan nanti langsung dilantik di Jakarta,” pungkas Husnizar. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar