Bobol Toko Handphone, Pelaku Berhasil Bawa 60 Unit Handphone, Tapi Tertangkap

853
Pesona Indonesia
Petugas menggiring AL alias SA tersangka pencurian di Mapolres Tanjungpinang, Rabu (11/5). F.Yusnadi/Batam Pos
Petugas menggiring AL alias SA tersangka pencurian di Mapolres Tanjungpinang, Rabu (11/5). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Jajaran Satreskrim Polres Tanjungpinang bekerjasama dengan Polsek Tanjungpinang Timur meringkus AL alias SA (45), salah seorang dari dua pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) yang terjadi di Jalan WR Supratman Nomor 7, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Sabtu (7/5).

Pelaku yang membobol toko handphone milik Asan (32), ditangkap oleh polisi di kawasan Pasar KUD Tanjungpinang sekitar pukul 07.00 WIB, Rabu (11/5).

Informasi yang dihimpun, pelaku pembobolan toko handphone tersebut diketahui ada dua orang. Satu diantaranya adalah Sa dan satu pelaku lagi masih dalam pengejaran oleh tim Buser. Bahkan, kawanan Sa tersebut diketahui berinisial AK saat ini kabur ke Batam.

Dalam laporannya ke pihak kepolisian, Asan mengetahui tokonya dibobol maling saat hendak membuka ruko dan melihat semua isi dalam ruko itu sudah diobok-obok maling. Bahkan, didalam ruko tersebut juga terdapat sebuah martil seberat 4 kg yang diletakan di atas kursi toko tersebut.

Pada saat itu, pelapor langsung mengecek semua barang berharga, dan ternyata handphone berjumlah lebih kurang 60 unit dari berbagai merek untuk dijualkan juga habis digondol maling. Tak hanya handphone, maling juga membawa kabur 4 unit laptop yang ada di dalam toko tersebut.

Setelah itu, pelapor juga mengecek ke lantai 2 dan lantai 3 yang mana dilantai 3 berbatasan dengan ruko nomor 6 sudah jebol akibat dibolongi oleh pelaku tersebut. Pelaku diduga masuk ke dalam ruko milik Asan melalui lobang tersebut.

Dalam keterangannya, puluhan handphone tersebut bermerek Samsung sebanyak 14 unit yang berbagai seri, sedangnya merek Xiaomi ada 18 unit, Lenovo 6 unit, Advan 3 unit, Asus 2 unit serta merek lainnya. Sedangkan laptop Samsung 2 unit dan Toshiba ada 2 unit.

Akibat kejadian tersebut, Asan yang tinggal di Jalan Raja Haji Fisabilillah Perumahan De Green City tersebut mengaku, mengalami kerugian sekitar Rp 72 juta.

Terkait penangkapan dan pengungkapan ini, pihak Kepolisian belum memberikan keterangan secara resmi. Karena saat ini masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap satu pelaku yang saat ini kabur ke Batam.

”Masih mengejar salah satu pelaku yang kabur. Kami belum bisa berikan keterangan lebih lanjut,” ujar salah seorang anggota Polres Tanjungpinang.

Pantauan di Polres Tanjungpinang, pelaku yang menggunakan celana jeans pendek serta menggunakan kaos coklat dilapisi jaket tersebut turun dari mobil minibus didampingi dua petugas dan digiring menuju salah satu ruang penyidik untuk dimintai keterangan.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar