Pegawai Eselon II Terbatas Baperjakat Anambas Kesulitan Cari Plt Dinas Kesehatan

607
Pesona Indonesia
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas Said Mohd Damrie, saat ditangkap polisi Sabtu (30/4) pagi. foto: syahid/batampos
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas Said Mohd Damrie, saat ditangkap polisi Sabtu (30/4) pagi. foto: syahid/batampos

batampos.co.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas sudah memikirkan siapa yang bakalan diangkat menjadi Plt Dinas Kesehatanuntuk menggantikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten kepulauan Anambas Said M. Damrie, yang saat ini masih berada di Mapolres Natuna setelah
ditangkap beberapa waktu lalu.

Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas Augus Raja Unggul, mengatakan pihaknya melalui Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) sudah mengadakan pertemuan untuk membicarakan masalah pengganti Said. Namun hingga saat ini pihaknya masih mengalami kesulitan lantaran saat ini jumlah pegawai di Anambas khususnya pegawai eselon II masih terbatas.

“Dari kemarin kita sudah melakukan meeting, tapi kita tahu sekarang ini jumlah pegawai kita ini terbatas, itu yang menjadi salah satu kendala bagi kita untuk mencari penggantinya,” ungkap Augus yang saat ini merangkap sebagai Plt Sekda Anambas itu.

Diakuinya meski kesulitan mencari calon Plt, pihaknya sudah mengantongi tiga hingga empat nama sebagai calon Plt Dinas Kesehatan. Namun ia tidak bersedia menyebutkan siapa saja mereka. Yang jelas, katanya, penggantinya harus orang yang sudah memiliki pengalaman di bidang kesehatan.

Ia tetap mengaku hati-hati dalam memilih Plt Dinas Kesehatan karena Dinas tersebut merupakan dinas yang memangku tanggungjawab besar dengan anggaran yang besar sehingga Plt harus memiliki kemampuan yang memadai.

“Sebenarnya sudah bisa ketebak, karena pegawai kita juga tidak banyak, tapi yang jelas mereka yang sudah memiliki pengalaman, karena dinas kesehatan ini merupakan SKPD besar,” ungkap Augus.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas said M. Damrie, ditangkap oleh satreskrim Polres Natuna di Pelabuhan Pelni Tarempa pada Sabtu (30/4) silam. Said M. Damrie ditangkap bersama dua pegawainya yakni Yuri Destaarius yang merupakan PPTK kegiatan
pengadaan BBM Puskel dan Syafudin sebagap Pejabat Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHP). Karena mereka masih ditahan di Polres Natuna, terjadi kekosongan jabatan di dinas terkait. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar