RPAH Bakal Diresmikan Besok, Sehari Mampu Potong 10 Ekor Ribu Ayam

647
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Setelah dua tahun diwacanakan akhirnya pendirian Rumah Potong Ayam Halal (RPAH) bisa terwujud. Rencananya, RPAH yang digagas Badan Wakaf Indonesia (BWI) Batam bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Agama (Kemenag) Batam itu, akan beroperasi sekaligus launching, Jumat (13/5) besok.

Ketua MUI Batam, Usman Ahmad yang juga selaku pengawas RPAH mengatakan, RPAH yang berlokasi di lahan seluas hampir setengah hektare di kawasan Seitemiang. RPAH yang didirikan atas hasil dari wakaf warga Batam ini, merupakan yang pertama dan satu-satunya yang ada di wilayah Sumatera. Bahkan, RPAH ini mampu memotong 10 ribu ekor ayam per hari.

”Ini adalah fasilitas rumah potong ayam yang dijamin kehalalannya, baik teknis pemotongannya maupun dalam segala hal. Kami berkoordinasi mengawasi RPAH ini baik MUI, BWI, maupun Kemenag Batam. Tenaga pemotong nantinya adalah orang yang sudah melalui pelatihan khusus serta bersertifikasi,” ujar pria kelahiran Tuban, Jawa Timur ini.

RPAH ini tak hanya dioperasikan dengan sistem manual saja. Sejumlah fasilitas mesin otomatis pun sudah terpasang disana seperti mesin rolling untuk menggantungkan daging ayam maupun pencucian, dan pengambilan organ dalam ayam.

Usman menyebutkan, fasilitas maupun tenaga potong di RPAH memang masih jauh bila dibandingkan dengan kebutuhan warga Batam yang perharinya mencapai enam puluh ribu potong. ”Namun untuk awal pembukaan sudah lumayan lah, sudah mampu memotong 15 persen dari kebutuhan warga Batam,” terangnya.

Nantinya, sambungnya, RPAH akan berkoordinasi dan menjalin kerja sama dengan seluruh rumah makan, hotel maupun pasar tradisional di Batam dalam hal pemotongan ayam secara halal. ”Kami akan arahkan penjual ayam potong untuk mau memotongkan ayamnya langsung ke RPAH yang sudah terjamin kehalalannya,” ujar Usman mengakhiri. (gas)

Respon Anda?

komentar