Warga Mengeluh, Isi Tabung Gas Melon Tidak Penuh

806
Pesona Indonesia
Karyawan agen gas elpiji 3 kilogram menurunkan tabung-tabung gas di pangkalan di Jalan Yos Sudarso Seijodoh, Batuampar, Jumat (6/5) lalu. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Karyawan agen gas elpiji 3 kilogram menurunkan tabung-tabung gas di pangkalan di Jalan Yos Sudarso Seijodoh, Batuampar, Jumat (6/5) lalu. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Warga Batam kembali mengeluhkan maraknya peredaran tabung gas elpiji 3 kilogram (kg) yang isinya tidak penuh. Parahnya lagi, warga banyak membeli tabung gas mirip melon tersebut hanya isinya separuh atau setengah.

”Saya beli gas elpiji isinya hanya separuh doang. Mana cukup untuk masak selama dua minggu, paling juga seminggu sudah habis,” kata warga Tembesi, Fitrianti kepada koran Batam Pos (grup batampos.co.id), kemarin (11/5).

Hal senada juga disampaikan oleh warga Batuaji, Alina. Ia pernah membeli gas elpiji tiga kilogram, namun setelah dibawa ke rumah dan dicek, meteran regulator hanya menunjukkan angka setengah.

”Saya kira ada kesalahan teknis, atau saya yang salah lihat. Makanya langsung saya tukar, namun begitu bawa yang baru, ternyata sama saja,” ujarnya.

Ia menduga berkurangnya isi tabung gas elpiji 3 kg ini karena permainan kotor oleh agen-agen gas elpiji atau pihak-pihak yang ingin mengeruk keuntungan besar. Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Rudi Syakiakirti yang dikonfirmasi mengenai hal ini mengaku belum tahu tentang masalah ini.

”Saya belum tahu sama sekali tentang ini (isi tabung gas 3 kg berkurang),” katanya.

Namun ia berjanji akan segera menyelidiki. ”Makanya kalau ada hal seperti itu, masyarakat tolong lapor kepada kami (Disperindag) agar bisa segera bertindak,” terangnya. (leo)

Respon Anda?

komentar