Nurdin Janji Permudah Investasi Dihadapan Pengusaha Tiongkok

683
Pesona Indonesia
Plt Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat bertemu pengusaha asal Tiongkok di i Hotel, Batam, Rabu (11/5) lalu. foto:humas pemprov
Plt Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat bertemu pengusaha asal Tiongkok di i Hotel, Batam, Rabu (11/5) lalu. foto:humas pemprov

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepri menjanjikan kemudahan berusaha bagi investor yang akan menanamkan modalnya di Kepri. Saat ini, Pemprov Kepri menjanjikan insentif perbaikan sistem, reformasi birokrasi dan deregulasi aturan. Gerakan perubahan tersebut untuk merangsang masuknya investor ke Kepri.

“Semakin banyak investasi masuk, dapat meningkatkan kesejahteraan kita disini,” ujar Plt Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat bertemu pengusaha asal Tiongkok di i Hotel, Batam, Rabu (11/5) lalu.

Komitmen ini tidak main-main. Ia juga membuka lebar-lebar pintu kantornya jika ada pengusaha yang mengalami masalah. Baginya itu satu upaya untuk memberikan pelayanan yang prima bagi berkembangnya investasi di Provinsi Kepri. Kebijakan tersebut sudah menjadi tekadnya untuk pembangunan Kepri kedepan.

“Komitmen saya jelas, jika ada masalah, kita akan sama-sama carikan solusi yang terbaik kepada bapak ibu selaku pengusaha,” tegasnya.

Tak melulu soal aturan, mantan Bupati Karimun dua priode itu, juga menawarkan investasi di Natuna, Anambas dan Lingga (NAL) kepada para pengusaha tirai bambu tersebut. Tiga kabupaten ini,kata Nurdin menyimpan potensi yang luar biasa. Mulai dari pariwisata, agrikultur, hingga kemaritiman.

Merespon ajakan ini, Ketua Eksekutif Asosiasi Pengusaha Tiongkok Kepri Indonesia (APTKI) Kepri Li Guang Jin berjanji untuk menjajaki investasi di tiga daerah tersebut. Sejauh ini sudah ada 45 perusahaan dalam asosiasi ini dan semuanya telah berinvestasi di Kepri.

“Tentunya dengan beragam lini bisnis yang tersebar di Kepri ini. Sejak terbentuknya APTKI sejak 2015 lalu, sudah 45 perusahaan berinvestasi di Kepri,” ujar Li.

Dengan adanya kemudahan-kemudahan yang ditawarkan ini, Li percaya kedepan akan banyak investor Tiongkok yang masuk ke Kepri. “Kami juga meminta kepada masyarakat untuk sama-sama menciptakan suasana kondusif di Kepri ini,” tutup Li.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar