Setiap Hari 50 Orang Meninggal Karena Narkoba

558
Pesona Indonesia
AKBP TA Rahman . foto:ist
AKBP TA Rahman . foto:ist

batampos.co.id – Jumlah pecandu narkoba di Indonesia ditengarai mencapai 5 juta orang. Di mana, sekitar 40 sampai 50 orang meninggal setiap hari karena narkoba. Melihat kondisi ini, wajar bila pemerintah menetapkan kondisi Indonesia sebagai Darurat Narkoba.

Hal ini ditegaskan Ketua Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karimun, AKBP TA Rahman di hadapan peserta rapat kerja di Kecamatan Tebing, Kamis (12/5) kemarin.

Raker diikuti sebanyak 21 dari unsur kelurahan, desa, ketua BKMT, ketua RT/RW dan karang taruna se Kecamatan Tebing. Pelaksanaan raker yang dipusatkan di Gedung IPHI itu, mengangkat tema, dengar raker pemberdayaan serta masyarakat kita wujudkan kontribusi nyata dalam mewujudkan lingkungan bebas narkoba.

“Dengan kondisi Darurat Narkoba, BNN mengharapkan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN). Mengingat masalah narkoba tidak akan bisa selesai apabila hanya dilakukan oleh pemerintah, BNN ataupun penegakan hukum saja,” sebut Rahman.

Oleh karenanya, untuk terciptanya lingkungan masyarakat dan lingkungan keluarga bebas narkotika, dilaksanakan raker se Kecamatan Tebing. Melalui rakerlah dapat disamakan dan mengkoordinasikan pemikiran semua peserta rapat sehingga semua kegiatan dapat berjalan secara sinergis. Selain itu, mereka yang diundang dapat melakukan aksi dalam upaya penanganan permasalahan narkoba melalui program pembangunan.

“Artinya, masyarakatlah yang lebih tahu dan lebih mampu menangani serta mengatasai masalah negatif narkoba. Untuk mensinergiskan gerakan penanggulangan narkoba, makanya kita satukan persepsi melalui raker. Sehingga harapan masyarakat Kecamatan Tebing yang bersih dari Narkoba dapat terwujud,” imbuhnya. (enl/bpos)

Respon Anda?

komentar