Lampu Jalan Banyak Rusak, Lis Salahkan PLN

881
Pesona Indonesia
Pekerja memperbaiki lampu jalan yang rusak di jalan Ahmad Yani Tanjungpinang, Kamis (3/3). Perbaikan dan perawatan lampu jalan dilakukan guna menerangi jalan yang gelap dan memperlancar arus lalu lintas di jalan tersebut pada malam hari serta mencegah terjadinya kecelakaan. F.Yusnadi/Batam Pos
Pekerja memperbaiki lampu jalan yang rusak di jalan Ahmad Yani Tanjungpinang, Kamis (3/3). Perbaikan dan perawatan lampu jalan dilakukan guna menerangi jalan yang gelap dan memperlancar arus lalu lintas di jalan tersebut pada malam hari serta mencegah terjadinya kecelakaan. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Banyak lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang terletak di jalan protokol rusak. Kondisi tersebut dikeluhkan masyarakat, karena minimnya penerangan.

Lampu PJU yang rusak dan padam seperti di Jalan Pandjaitan Batu Tujuh sampai Batu Sembilan. Tidak hanya itu, lampu PJU juga padam di jalan baru arah Tanjunguban, serta di kawasan kota lama sekitar pasar. Sementara di Jalan Abadi Batu Delapan, karena rusak lampu jalan justru tidak padam selama 24 jam.

Kondisi ini terjadi dalam waktu cukup lama. Keluhan masyarakat karena setiap bulan masyarakat dibebani biaya pajak lampu jalan. Ironisnya, penerangan yang diperoleh tidak maksimal.

“Jadi kami bayar pajak uangnya kemana?,” ujar Warga Batu Sembilan, Arkam, Jumat (13/5).

Dia juga menyayangkan sikap dinas terkait yang dianggapnya seolah tutup mata dengan kondisi itu. “Kondisi ini sudah lama, tapi tak juga diperbaiki,” ujarnya.

Seharusnya, kata Arkan, jika sudah rusak, dinas terkait langsung menggantinya.

Menanggapi itu Wali kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan, kerusakan lampu PJU disebabkan kondisi listrik di Tanjungpinang yang tidak stabil. “Karena sering mati jadinya merusak komponennya,” ujarnya.

Lis mengatakan, pihaknya kerap menerima keluhan masyarakat terkait lampu PJU yang rusak.

Disinggung apa penanganan yang akan dilakukan, Lis mengatakan, dia akan segera menghubungi Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Tanjungpinang, untuk memperbaiki lampu PJU yang rusak.

Tapi, sayangnya perbaikan tidak bisa dilakukan dalam waktu cepat. Sebab, kata dia, tahun 2016 Pemko Tanjungpinang tengah mengalami defisit anggaran. Dan Pemko Tanjungpinang telah memangkas biaya pemeliharaan lampu PJU.

“Nanti akan kami masukkan dalam APBD Perubahan untuk pemeliharaan dan juga pemasangan baru untuk lampu PJU baik untuk akses jalan di perumahan maupun jalan umum lainnya seperti jalan kearah Bandara RHF yang belum terpasang,” tuturnya. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar