TK Yaa Bunayya Lepas 153 Siswa, Mencetak Generasi Berkarakter Qurani

917
Pesona Indonesia
Penampilan siswa-siswi Taman Kanak-Kanak (TK) Yaa Bunayya 01 Batuaji, Batam saat pentas seni dan pelepasan siswa tahun ajaran 2015/2016 yang dilaksanakan di Hotel Nagoya Plasa, Batam. Sabtu (14/5). Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos
Penampilan siswa-siswi Taman Kanak-Kanak (TK) Yaa Bunayya 01 Batuaji, Batam saat pentas seni dan pelepasan siswa tahun ajaran 2015/2016 yang dilaksanakan di Hotel Nagoya Plasa, Batam. Sabtu (14/5). Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos.co.id – Sebanyak 153 siswa-siswi Taman Kanak-Kanak (TK) Yaa Bunayya 01 Batuaji, Batam mengikuti pentas seni dan pelepasan siswa tahun ajaran 2015/2016 yang dilaksanakan di Hotel Nagoya Plasa, Batam. Sabtu (14/5).

Acara yang dihadiri ratusan para wali murid ini pun diisi dengan berbagai macam rangkaian acara yang ditampilkan oleh para siswa-siswi yang akan dilepas, seperti menari, menyanyi, menjadi protokol, hapalan doa-doa, hapalan surat-surat pendek dan hadis, puisi 3 bahasa, tilawah, juga drama tentang ikhlas bersedekah.

Kepala Sekolah TK Yaa Bunayya 01, Ustazah Ummu Kalsum dalam sambutannya mengatakan, seluruh siswa-siswi yang dilepas mampu membaca Al Quran, menghapal Hadis dan menghapal ayat-ayat pendek serta doa-doa, lebih disiplin, akhlaknya baik, berani tampil dan percaya diri.

Karena TK tersebut, katanya, menggunakan kurikulum yang memadukan antara pelajaran dari Dinas Pendidikan dan pelajaran agama. Namun, pelajaran agama lebih dominan guna memberikan pengetahuan tambahan kepada anak.

“Pelajaran agama seperti pelajaran Tauhid lebih kita tekankan namun tidak melupakan pelajaran umum. Agar tercipta generasi yang Qurani. Mereka ini adalah penerus kita semua, sudah menjadi tugas kita bersama untuk menjadikan anak-anak pintar dan berakhlak mulia, juga cakap dalam beragama, karena itu mari kita berikan perhatian agama kepada mereka,” ujar Ustazah Ummu Kalsum.

Pendiri Yayasan Hidayatullah Batam, KH Jamaludin Nur menegaskan bahwa TK Yaa Bunayya selalu fokus mendidik anak-anak dengan teladan dan kasih sayang, merawat mereka dengan memberikan pendidikan agama sejak dini.

“TK Yaa Bunayya selalu fokus merawat dan mendidik anak-anak dengan memberikan pendidikan agama sejak dini agar nantinya mereka menjadi anak yang soleh dan berakhlak mulia, makanya sejak dini sudah kami tanamkan pendidikan ketauhidan agar nantinya mereka menjadi generasi yang Qurani. Ibadahnya pun terus terjaga,” ujar KH Jamaludin.

Jamaludin mengatakan, perpaduan pembelajaran agama dan umum dilakukan agar seluruh siswa yang belajar Hidayatullah Batam bisa mengikuti semua perkembangan zaman saat ini. Selain itu dia berharap agar orangtua siswa tetap menjalin komunikasi dengan pihak sekolah tentang perkembangan anak didiknya setelah dilepas dari sekolah.

“Namun pengetahuan agama tetap menjadi pedoman mereka mempelajari semua itu. Selain itu dengan dilepasnya siswa ini bukan berarti komunikasi kami terputus dengan orangtua siswa, kami tetap menjalin komunikasi dengan orangtua siswa agar kami juga dapat memantau perkembangan siswa setelah kami lepas. Kami berterimakasih kepada orangtua murid yang sudah mempercayakan kami untuk mendidik anak-anaknya di sini,” terangnya.

Sementara itu Kadis Kominfo Batam, Salim yang mewakili Wali Kota Batam, Rudi yang turut hadir di acara tersebut mengatakan begitu penting keberadaan Taman Kanak-Kanak Al Quran dan Taman Pendidikan Al Quran (TK-TPA), sebagai wadah untuk mengajarkan membaca, menulis dan memahamkan isi Al Quran, pemerintah selalu mendukung dan membina TPA agar dapat terus berkembang.

Hal ini bertujuan agar generasi penerus, dapat menjadi generasi muda yang berkualitas, selain menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, juga memiliki iman dan takwa yang menjadi pondasi dalam kehidupannya.

“Mereka kelak akan menjadi pemimpin maka sudah sepantasnya kita mendidik dan membimbing mereka sehingga menghasilkan lulusan yang berkarakter dan ahklak yang mulia” ujarnya.

Lebih lanjut Salim mengatakan anak-anak yang sejak dini sudah ditanamkan nilai-nilai agama yang kuat disertai juga beragam nilai-nilai moral dan norma yang berlaku di masyarakat diharapkan akan mampu menjadi benteng utama pertahanan anak terhadap berbagai macam pengaruh buruk dari luar, kapan dan dimana pun ia berada.

“Kita ketahui bersama bahwa saat ini pergaulan anak remaja sangat bebas dan kadang diluar kontrol. Banyak para remaja terlibat seks bebas, narkoba, pencurian, perampokan bahkan ada yang membunuh. Bahkan seks bebas dan narkoba sudah merambah ke anak-anak SD. Namun saya yakin bahwa anak-anak yang sudah dibentengi dengan pendidikan agama sejak dini tidak akan terjerumus ke hal-hal negatif itu. Atas dasar itu lah pentingnya bagi kita untuk menanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak kita sejak dini,” kata Salim. (iwa)

Respon Anda?

komentar