Warga Desa Air Biru Minta Pemilihan Kepala Desa Definitif

804
Pesona Indonesia
Pilkades serentak.
Pilkades serentak.

batampos.co.id – Sejumlah masyarakat Desa Air Biru, Kecamatan Jemaja, Anambas, meminta dilaksanakan Pemilihan Kepala Desa karena mereka ingin memiliki kepala desa yang definitif. Pasalnya sejak tahun 2013 desa tersebut belum memiliki kepala desa secara definitif. Saat ini desa tersebut dipimpin oleh Sekretaris Desa Syarifuddin yang diangkat menjadi Pj Kepala Desa Air Biru.

Mereka menganggap hal ini sudah dianggap diluar kewajaran. Namun yang membuat mereka tidak betah dengan Pj. Kades saat ini karena mengambil kebijakan diluar tanggung jawabnya seperti memecat sejumlah perangkat desa yang ada.

Salah satu warga desa tersebut Usman mengatakan dirinya bersama masyarakat sudah melakukan berbagai upaya. Salah satunya yakni dengan melaporkan hal ini kepihak pemerintah, namun tidak pernah ada tindakan yang nyata.

“Kami sudah sering lapor baik itu kepada pemerintah eksekutif maupun legislatif, baik secara lisan maupun tulisan. Tapi tidak pernah ada tindakan. Hanya satu kami minta segera laksanakan Pilkades, jangan ditunda-tinda lagi,” tegasnya Jumat (13/5) siang.

Pihaknya sangat membutuhkan kepala desa secara defenitif, terlepas ada kepentingan politik lainnya dengan Pjs itu, tentu kepentingan masyarakat harus diutamakan. Ia berharap pemerintah daerah tanggap dengan yang terjadi dilapangan, bukan hanya kerja di belakang meja saja.

Jika semua pejabat menunggu laporan dari masyarakat secara tertulis, ia yakin tidak akan pernah ada persoalan yang akan dapat diselesaikan oleh para pejabat di daerah ini. “Jika Kabag Pemdes kerjanya hanya menunggu laporan dari masyarakat, saya yakin tidak akan maju daerah ini, pejabat seperti ini harus diganti juga,” kesalnya.

Mustafa, Tokoh Pemuda Desa Air Biru membenarkan bahwasanya Syarifuddin telah membubarkan RT/RW dan kadus di desanya. “Alasannya sendiri tak masuk akal, katanya terlalu lama yakni kurang lebih sudah 10 tahun RT/RW dan Kadus menjabat,” ungkapnya.

Oleh sebab itu pihaknya meminta agar Desa Air Biru segera dilakukan Pilkades dan jangan ditunda-tunda lagi dengan memberi alasan yang tidak jelas ke masyarakat. Dalam hal ini pemerintah daerah dinilai dengan sengaja membiarkan status pemimpin didesa dilaksanakan oleh Pjs selama ini. “Perlu tindakan yang nyata, bukan hanya kata-kata,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Bagian Pemerintahan Desa Kabupaten Kepulauan Anambas Joneidi, membenarkan bahwasanya Desa Air Biru hingga kini belum memiliki kepala desa definitif. Saat ini desa itu dipimpin oleh Sekretaris Desa yang diangkat menjadi Pj. Kades.

Mengenai laporan tentang tindakan yang sudah dilakukan Syarifuddin, dirinya juga sudah mendapatkan laporannya. Oleh karena itu pihaknya saat ini sudah mempersiapkan Pj Kepala Desa yang baru yakni Edi Warman Simamora, yang saat ini menjabat sebagai Kasi Pemerintahan di Kecamatan Jemaja. “Kita sudah ajukan pengganti Syarifuddin, saat ini pengajuannya sudah sampai di meja Bupati tinggal menunggu tandatangan saja,” ungkapnya.

Pihaknya tetap tidak bisa menyelenggarakan pilkades tahun ini karena sesuai dengan Undang-undang Nomor 6 tahun 2011, warga desa Air Biru harus tetap menunggu pelaksanaan pilkades yang dilaksanakan pada tahun 2017 secara serentak. “Kalau mau kepala desa definitif harus menunggu pilkada serentak tahun 2017 nanti,” ungkap Joneidi. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar