Sembunyi Dalam Kolam, Maling Babak Belur Dihajar Warga

1204
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Frengki, 23, babak belur dihajar massa di kawasan perkebunan dan kolam ikan di Jembatan Tiga, Pulau Setokok, Galang, Jumat (13/5) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Pria yang belakangan diketahui warga Tiban Koperasi itu merupakan satu dari tiga pencuri mesin pompa air milik Yanto, petani sayur di lokasi kejadian.

Informasi yang didapat, sebelum ditangkap warga,  Frengki mencuri bersama tiga kawannya. Namun apes saat menggondol mesin pompa air itu, aksi mereka dipergoki pemilik pompa air. Yanto, pemilik pompa air dan warga sekitarnya kemudian mengejar para pencuri ke arah jalan raya. Namun tiga pencuri lainnya kabur dengan dua sepeda motor dan membawa kabur mesin pompa air tersebut. Sementara Frengki tertinggal di lokasi kejadian.

“Yang satu ini (Frengki) coba lari ke arah kolam ikan,” kata Puasa,  ketua RT 03 setempat di Mapolsek Batuaji, kemarin (14/5).

Aksi Frengki yang kabur ke arah kolam ikan nyaris lolos dari kejaran massa, sebab dia sempat  mengelabui warga dengan bersembunyi dalam kolam.

“Kami sorot pakai lampu senter ke sekitar kolam tak ada lagi,” kata Puasa.

Namun saat warga hendak bubar dan membiarkan pelaku kabur, mendadak salah satu alat pancing yang ditanam warga untuk memancing ikan di salah satu kolam ikan bergerak. Pusat perhatian wargapun tertujuh pada alat mancing itu.

“Kami coba tarik alat mancing itu, rasa-rasanya berat kali mau tarik, kayak dapat ikan besar,” kata Puasa.

Belum sampai semenit berjibaku dengan alat mancing itu, warga tiba-tiba kaget karena yang muncul dari dalam kolam adalah kepala manusia. “Pikirnya mayat, kaget kami semua,” tutur Puasa.

Melihat hal aneh itu warga mencoba menarik kuat alat mancing tadi ke darat namun yang dijumpai bukan mayat namun Frengki, maling yang kabur tadi.

“Rupanya mata kail pancing kena di jaket belakangnya,” ujar Puasa sambil sersenyum.

Frengki yang dalam kondisi basah kuyup, diangkat  warga. Karena sudah geram dengan maraknya aksi pencurian belakangan ini warga langsung meluapkan emosinya dengan menghajar Frengki.

“Sudah sering maling di tempat ini. Ikan-ikanpun sering dicuri. Warga benar-benar marah apalagi tiga kawannya berhasil kabur bawa mesin pompa air Yanto,” kata Puasa.

Pelaku yang sudah babak belur lantas dibawa ke Mapolsek Batuaji dengan tuduhan mencuri.

“Laporan sudah saya buat dan semoga polisi menangkap tiga kawannya yang kabur itu,” tutur Yanto.  (eja)

Respon Anda?

komentar