3 dari 20 Mahasiswa Sumut yang Hilang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas

869
Pesona Indonesia
Salah satu korban longsor Air Terjun Dua Warna Deli Serdang. Fto : pojok sumut
Salah satu korban longsor Air Terjun Dua Warna Deli Serdang. Fto : pojok sumut

batampos.co.id – Upaya pencarian 20 mahasiswa yang hilang dalam peristiwa longsor dan bajir bandang di kawasan wisatan Air Terjun Dua Warna, Deliserdang, Sumatera Utara membuahkan hasil. Tiga ditemukan dalam kondisi tewas mengenaskan.

Pojoksumut.com (grup batampos.co.id) melaporkan Tim SAR dibantu warga baru menemukan tiga korban tewas ditemukan sekira pukul 08.00 WIB berjenis kelamin laki-laki.

Baca Juga:
> 20 Mahasiswa Hilang Terseret Banjir Bandang di Air Terjun Dua Warna

Sayang, identitasnya belum diketahui identitasnya. Korban ditemukan dalam tubuh penuh luka dan tidak mengenakan sehelai pun pakaian di kawasan Lau Mentar.

“Saat kami temukan korban tertimpa pohon tanpa mengenakan pakaian. Kondisinya penuh luka,” ungkap warga sekitar bernama Jhon. Kini jasad korban sudah dievakuasi ke RS Adam Malik, Medan.

Dua lainnya masih dalam proses evakuasi dari lokasi banjir bandang ke posko yang memakan waktu tempuh dua jam.

“Sejauh ini sudah tiga korban kita temukan dalam keadaan meninggal dunia, satu sudah dibawa ke Adam Malik sementara dua lainnya masih dalam proses pengangkatan,” kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deli Serdang, Darwin Surbakti.

Dijelaskan Darwin, dalam peristiwa ini masih ada 18 orang korban dalam pencarian oleh petugas SAR. “Masih ada 18 korban lainnya dan dalam pencarian,” kata dia.

Selain jarak tempuh yang cukup jauh, kondisi lapangan pun menyulitkan petugas untuk melakukan pencarian.

“Kondisi lapangan yang cukup berbahaya membuat petugas cukup kesulitan. Makanya dalam pencarian korban tersebut kita menggunakan pengaman,” pungkas Darwin. (ring/pojoksumut/nin)

Respon Anda?

komentar