Curi Motor untuk Bayar Kontrakan dan Beli Susu Anak

1349
Pesona Indonesia
Kapolresta Pekanbaru AKBP Tonny Hermawan didampingi Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Aryanto gelar perkara tersangka sindikat Curanmor beserta barang bukti di Mapolresta Pekanbaru. Riau. Senin (16/5/2016) Kasat Reskrim berhasil mengamankan empat tersangka sindikat curanmor dengan inisial AS (19), AA (21),RS (25) dan IAS (24). foto: MHD AKHWAN/RIAUPOS
Kapolresta Pekanbaru AKBP Tonny Hermawan gelar perkara tersangka Curanmor beserta barang bukti di Mapolresta Pekanbaru, Riau, Senin (16/5). Foto: MHD AKHWAN/RIAUPOS/JPG

batampos.co.id – AS (19) terpaksa ditahan dibalik jeruji besi Mapolresta Pekanbaru menggunakan baju tahanan serta sebo hitam penutup kepala dan wajah, dirinya hanya bisa tertunduk seakan-akan menyesali perbuatannya, Senin (16/5).

Bukan hanya dirinya yang diamankan petugas kepolisian, tiga orang sahabatnya inisial DI (25), AN (21) serta IN (25) turut ditahan petugas lantaran terlibat mencuri sepeda motor korbanya Novita Sari warga Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau, Minggu (15/5) beberapa hari lalu.

Kepada Riau Pos (Jawa Pos Group) AS mengaku, bahwa perbuatan pencurian sepeda motor tersebut ia lakukan baru pertama kalinya. Lantaran didesak pemilik rumah tempatnya mengontrak, ia pun nekat melakukan perbuatan pencurian sepeda motor.

“Saya mlakukannya karena butuh uang untuk bayar kontrakan, susu anak saya juga telah habis,” jelas Warga Jalan Kubang Raya, Kecamatan Tampan ini.

Diceritakan ayah satu orang anak ini, bahwa sebelumnya ia adalah bekerja sebagai sopir Oplet, lantaran penghasilannya tidak mencukupi niat buruknya pun timbul untuk memenuhi kebutuhannya tersebut.

“Saya menyesal anak saya baru umur tiga bulan,” jelasnya sambil tertunduk.

Diceritakannya setelah melakukan perbuatannya mencuri sepeda motor tersebut, dirinya langsung bekerja sama dengan temannya inisial AN, DI, serta IN sehingga teman-temannya tersebut menjualkan sepeda motor hasil curiannya itu kepada orang lain.

“Setelah sepeda motornya kami ambil, kami langsung menjualnya dengan harga 1,5 juta kepada orang lain, uangnya baru kami bagi rata,” jelas AN saat dihampiri Riau Pos saat dilakukan ekspos.

Sementara itu tersangka inisial IN mengatakan bahwa, ia juga pernah mencuri sepeda motor korbannya di Jalan Bangau Sakti, saat itu sepeda motor Honda Blade sedang terparkir di depan rumah lantaran tidak ada warga serta korbannya pelaku langsung beraksi dengan menggunakan kunci T.

Kapolresta Pekanbaru AKBP Tonny Herman di dampingi Kasat Reskrim Kompol Bimo Ariyanto di sela-sela ekspos mengatakan, Berdasarkan hasil penyelidikan pihaknya dilapangan oleh tim opsnal Polresta Pekanbaru, tersangka yang merupakan residivis curanmor berhasil ditangkap saat berada di Jalan HR. Subrantas Panam Kecamatan Tampan.

“Saat itu juga terhadap tersangka dan barang bukti langsung diamankan, kami masih mlakukan pengembangan, dari tangan tersangka dua unit sepeda motor jenis Mio serta beberapa kunci T telah kami amankan, dari keterangan tersangka mereka melancarkan aksinya sudah ada empat lokasi di Kota Pekanbaru,” jelas Tonny. (jpg)

Respon Anda?

komentar