Jajaran Armabar Rapat Komando di Perairan Laut China Selatan

1054
Pesona Indonesia

tni-albatampos.co.id – Jajaran Armada Barat (Armabar) di Kapal KRI Slamet Riadi – 352 melakukan rapat sekaligus melakukan patroli di tengah Laut China Selatan.

Rapat yang dilakukan ditengah laut China Selatan ini bertujuan agar anggota Armabar dapat mengetahui kondisi terkini di Laut China Selatan.

Panglima Armada Barat (Armabar) Laksamana Muda Taufiqurahman mengatakan saat ini pihak China telah mengakui, bahwa Natuna masuk ke dalam teritorial wilayah Indonesia. Hal ini disampaikan oleh pihak China setelah menempuh jalur diplomasi antara Pemerintah Indonesia dengan China.

Meski China telah mengakui Natuna merupakan teritorial Indonesia, bukan berarti Indonesia akan mengabaikan Natuna. Taufiqurahman menyatakan pihaknya akan terus melakukan pengawasan.

“Perkembangannya akan selalu kita pantau. Seperti yang dilakukan di angkatan laut negara-negara lain,” ungkap Taufiqurahman, Senin (16/5).

Sebelumnya jajaran Armabar pada tahun 2015 lalu, telah melakukan penyelesaian kasus di Selat Malaka sebanyak 175 kasus. Setelah ditangani, pada bulan November 2015 terhitung 0 kasus.

“Rapat komando yang kami lakukan saat ini merupakan kegiatan rutin. Tahun lalu kita menyelesaikan kasus di Selat Malaka. Karena kasusnya tidak ada lagi, sekarang ini kita fokuskan di Laut China Selatan,” terangnya. (egi)

Respon Anda?

komentar