Nyaris Tewas Diterkam Beruang yang Sedang Kawin

867
Pesona Indonesia
Kondisi beruang madu yang masih terjerat dan menungg penanganan dari BKSD Bengkulu, kemarin. Foto: Bengkulu ekspress/jpg
Kondisi beruang madu yang masih terjerat dan menungg penanganan dari BKSD Bengkulu, kemarin. Foto: Bengkulu ekspress/jpg

batampos.co.id – Jono, 45, warga asal Provinsi Lampung, terpaksa dilarikan ke Puskesmas terdekat karena luka serius di bagian kakinya. Pasalnya, petani kopi di Kilometer 25 eks BRT Desa Kedataran Kecamatan Maje, Bengkulu itu diterkam beruang madu yang sedang kawin.

“Korban nyaris tewas diterkam beruang yang sedang kawin. Beruntung dia berhasil selamat dan hanya mengalami luka ringan saja,” kata Kapolsek Maje Ipda Simanungkalit SE seperti dikutip dari Bengkulu Ekspress (Jawa Pos Group), kemarin.

Peristiwa naas dialami korban itu terjadi Sabtu (14/5) sekira pukul 08.00 WIB di jalan Kilometer 25 Eks BRT Desa Kedataran. Kejadian itu bermula saat korban berangkat dari kediamannya hendak ke kebun untuk memetik buah kopi.

Lokasi tak jauh dari dusunnya itu. Namun saat ditengah perjalanan korban tiba-tiba melihat dua ekor pasang beruang madu sedang asyik kawin dipinggir jalan. Lantaran terusik karena kedatangan korban, satu beruang langsung mengejar korban dan langsung menerkam bagian kaki korban.

Mendapat serangan beruang ini, korban berusaha melakukan perlawanan dengan senjata tajam berupa pisau. Namun saat ingin kembali menerkam korban, sang beruang itu malah masuk ke dalam jurang dan akhirnya korban selamat dari terkaman beruang, akhirnya korban lari menyelamatkan diri dari amukan beruang kawin tersebut. Kemudian diantar keluarganya ke Puskesmas guna mendapatkan perawatan medis.

“Dari hasil keterangan korban, beruang itu menerkam karena terusik oleh keberadaan korban, dan juga pada saat itu beruang itu sedang kawin,”ujarnya. Ditambahkan Kapolsek, serangan beruang ini sudah menjadi ancaman serius bagi masyarakat.

Untuk itu, ia meminta kepada petani untuk lebih waspada saat berpergian kekebun, karena saat ini keberadaan hewan buas di Kaur masih sangat banyak. “Kita minta kepada warga untuk lebih waspada lagi, dan jangan sampai menjadi korban dari amukan binatang buas ini,” imbaunya.(jpg)

Respon Anda?

komentar