Pak Presiden, Kapal Roro Penarik – Jagoh di Kabupaten Lingga belum Bisa Aktif, Menunggu Subsidi BBM

2463
Pesona Indonesia

rorobatampos.co.id – Tol laut berupa kapal roll on roll off (Roro) Penarik pulau Lingga-Jagoh pulau Singkep, belum dapat terealisasi.

Pemerintah daerah, masih menunggu keputusan pusat terkait penyedian bahan bakar minyak (BBM) subsidi untuk armada ASDP, Senin (16/5).

Rahadi, Kabid Darat Dishubkominfo Lingga, mengatakan, pihaknya sedang mengupayakan BBM subsidi dari pusat. Segala macam ususlan telah dimasukkan untuk diakomodir dalam APBD Perubahan 2016.

“Kami terus mengupayakan agar segera dapat di aktifkan. Semuanya sudah kita siapkan, baik itu fasilitasnya, sampai izin membuka rute pelayaran ASDP Jagoh-Penarik. Tinggal soal BBM Subsidi dari pusat,” ungkap Rahadi beberapa waktu lalu.

Sejauh ini, kata Rahadi fasilitas pelabuhan roro yang dibangun Dishub provinsi telah selesai. Begitu juga mobilier dan fasilitas pendukung lainnya yang menggunakan dana sharing pemkab Lingga termasuk fasilitas ruang tunggu bagi penumpang.

“Sekarang tinggal menunggu Pemerintah pusat untuk subsidinya. Kita berharap masuk ke APBN-P. Kita sudah menyurati pusat,” tuturnya.

Rencana awal, pertengahan tahun 2016, jalur roro tersebut sudah diaktifkan. Namun karena kendala subsidi BBM yang belum jelas dari pusat rencana pengaktifan roro Penarik-Jagoh mundur hingga akhir tahun. Padahal, warga berharap, pelabuhan roro yang telah dikerjakan 2010 dapat segera melayani kebutuhan barang, ekonomi maupun jalur akngkutan yang lebih memudahkan aktifitas warga Daik dan Singkep. Bahkan, beberapa waktu lalu, Nurdin Basirun Plt Gubernur Kepri, juga sempat memantau langsung kesiapan pelabuhan Roro tersebut.

“Kalau target Ramadhan ini, mungkin kecil sekali. Tapi kita upayakan tahun ini sudah dapat diaktifkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Rusmin salah seorang pengusaha hasil laut di Daik Lingga mengharapkan pemerintah dapat segera mengaktifkan jalur pelayaran tersebut. Hal itu ia nilai sangat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat di dua pulau yang terhubung dengan fasilitas tersebut.

Selain itu, jalur Roro Jagoh-Penarik juga berpotensi menekan inflasi harga di ibukota Kabupaten Lingga.

“Kalau bisa disegerakan aktif, akan sangat membantu perekonomian masyarakat kita. Harga sembako dan material bangunan juga akan dapat di tekan,” jelasnya.

Pantauan di lapangan seluruh fasilitas telah tertata dengan baik. Sayangnya, rencana pengaspalan jalan, maupun pemangkasan bukit menuju pelabuhan roro yang curam belum juga dibenahi. Begitu juga, akses jembatan dijalan yang masih berupaka kayu. Kondisinya sangat mengkhawatirkan, dan perlu segera dibenahi. (mhb)

Respon Anda?

komentar