Wali Kota Batam Rudi Pastikan Semua Kios Liar Digusur, Minta BP Batam Siapkan Lahan Relokasi

1008
Pesona Indonesia
Alat berat dikerahkan untuk merobohkan 140 kiso liar di Simpang Kara dan depan Industrial Parak Batam Centre, Rabu lalu (11/5/2016). Kawasan lainnya menyusul. foto: cecep mulyana/ batampos
Alat berat dikerahkan untuk merobohkan 140 kiso liar di Simpang Kara dan depan Industrial Parak Batam Centre, Rabu lalu (11/5/2016). Kawasan lainnya menyusul. foto: cecep mulyana/ batampos

batampos.co.id – Wali Kota Batam, HM Rudi menegaskan tidak akan tebang pilih dalam menertibkan kios-kios liar. Selama kios tersebut menyalahi aturan dan mengganggu keindahan kota, maka akan ditertibkan.

”Semua akan kita gusur, tak ada pengecualian,” ujar Rudi usai menghadiri acara Tour de Barelang di Alun-Alun Engku Putri, Batamcenter, Minggu (15/5/2016).

Wali Kota berjanji akan terus menata Kota Batam, terutama dengan terus menertibkan kios-kios liar hingga masa jabatannya habis, sehingga Kota Batam bebas dari kios liar.

”Kita tata, yang tidak tepat akan dipindahkan, sementara yang tidak menganggu keindahan kota akan ditata,” sebut Rudi.

Dikatakan Rudi, ia telah menyerahkan jadwal dan lokasi penertiban kios liar kepada wakilnya, Amsakar Achmad. ”Yang bertanggung jawab wakil wali kota, beliau yang mengatur jadwalnya,” jelasnya.

Rudi menambahkan, tanggung jawab tak harus dilimpahkan seluruhnya ke pemerintah saja, karena BP Batam sebagai pengelola lahan juga harus ikut memikirkan. Sebab, lanjutnya, peran pemerintah tak hanya memikirkan tata kota dengan menggusur kios-kios liar. Namun juga memikirkan para pedangang yang bergantung hidup di kios tersebut.

”Mau dibawa kemana saudara kita yang bedangang ini. Paling tidak kita menyiapkan lahan. Dan lahannya harus punya,” beber Rudi.

Karena itu, dalam waktu dekat Rudi akan mengundang BP Batam agar bisa mencari jalan keluar untuk nasib masyarakat, khususnya para pedangang yang kiosnya digusur.

”Dalam waktu dekat kita akan undang BP Batam untuk mendudukkan permasalahan ini. Saya undang sebagai Waki Kota ataupun anggota Dewan Kawasan,” tegasnya.

Selain itu, Wali Kota juga minta dukungan organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk ikut mendukung penertiban kios liar ini.

”Apapun halangan dan rintangan akan kita hadapi bersama,” ujar Rudi saat menghadiri acara pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Seibeduk di halaman Panbil Mall, Sabtu (14/5/2016) malam.

Rudi bahkan memintah anggota PP Kota Batam berserta ormas-ormas lainnya agar sama-sama turun ke lapangan saat tim terpadu melakukan penertiban kios dan bangunan liar. Sebab, jika program penataan perwajaan kota tersebut tercapai, warga Batam akan tentram nantinya.

”Kalau sudah cantik kota ini, investor akan datang sendiri bapak-ibu. Kalau investor datang tentu akan baik buat kita semua. Warga nyaman bekerja, ormaspun damai menjalani tugas dan fungsinya,” sebutnya. (she/bp)

Respon Anda?

komentar