Listrik Padam Ganggu Persiapan UN Murid SD

572
Pesona Indonesia
Anggota KPPAD Encik Afrizal dan Sy Teja memantau pelaksanaan UN di SDN 036, Senin (16/5) pagi. foto:hasbi/batampos
Anggota KPPAD Encik Afrizal dan Sy Teja memantau pelaksanaan UN di SDN 036, Senin (16/5) pagi. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Sebanyak 1.873 murid sekolah dasar (SD) se-Kabupaten Lingga mengikuti Ujian Nasional (UN) di 136 sekolah di Kabupaten Lingga. UN yang berlangsung selama tiga hari di mulai Senin (16/5) hingga Rabu (18/5).

Pada hari pertama, UN itu berlangsung tertib dan hening, karena seluruh siswa kelas bawah diliburkan. Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Lingga, Rahmat Surya mengatakan, UN di Kabupaten Lingga diikuti 136 SD.

Pulau Lingga memiliki 20 sekolah, Lingga Timur 8 sekolah, Selayar 6 sekolah, Lingga Utara 17 sekolah, Singkep 15 sekolah, Singkep Pesisir 5 sekolah, Singkep Selatan 5 sekolah, Singkep Barat 20 sekolah, dan paling banyak di Kecamatan Senayang ada 40 sekolah.

”Semua melaksanakan hari ini (red, Senin). Ada pengawasan, kita juga monitoring di Pulau Noja,” jelas Rahmat, Senin (16/5) pagi. UN pada Senin untuk ujian mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sedangkan Selasa (17/5) mata pelajaran Matematika, dan Rabu (19/5) Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

”Allhamdulillah semua berjalan lancar di hari pertama ini,” ujar Rahmat. Ia berkata begitu karena belum mendapat adanya laporan kendala UN di tingkat SD se-Kabupaten Lingga.

Sementara itu, Komisioner Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kabupaten Lingga, Encik Afrizal dan Sy Teja Pradiksina juga memantau langsung jalannya UN di SDN 001 dan SDN 036 Lingga.

Sementara itu, pemadaman listrik bergilir di Daik mengganggu aktivitas belajar anak. Terlebih lagi anak SD yang sedang mengikuti ujian akhir nasional (UN).(mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar