Marak Razia Komunis, Ahok: Yang Teriak-Teriak Mau Ganti Pancasila, Itu yang Harusnya Ditangkap

1357
Pesona Indonesia
Gubernur DKI Jakarta, Tjahaya Purnama alias Ahok. Foto: istimewa
Gubernur DKI Jakarta, Tjahaya Purnama alias Ahok. Foto: istimewa

batampos.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, ikut angkat bicara terkait penyitaan buku yang diduga berbau paham komunis di daerah Kramat Jati, Jakarta Timur.

Buku berjudul Palu Arit di Ladang Tebu itu disita aparat Komando Distrik Militer Jakarta Timur.

“Ya tergantung, kalau dia sebarkan memaksa, mengganti ideologi ya ditangkap dong. Kalau cuma sekadar itu (buku) kan, sekarang kita alat demokrasi kan bebas,” kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Selasa (17/5).

Alih-alih, Ahok mengatakan orang-orang yang terang-terangan menyerukan untuk mengganti ideologi bangsa-lah yang perlu ditangkap.

“Kalau teriak-teriak mau ganti Pancasila, itu yang ditangkap harusnya,” ucap Ahok.

Seperti diberitakan, aparat kepolisian dan TNI di sejumlah daerah melakukan penangkapan terhadap orang-orang yang menggunakan pakaian dengan gambar yang dinilai mengarah pada paham komunis.

Bahkan, buku-buku yang dinilai berisi paham komunis juga disita. Kegiatan diskusi juga dilarang. Aparat beranggapan hal itu dinilai dapat menghidupkan kembali paham komunis. (PS)

Respon Anda?

komentar