Ini Motif 3 Pembunuh si Cantik Eno Pakai Gagang Cangkul

8998
Pesona Indonesia
Tiga tersangka pembunuhan si cantik Eni di Tangerang saat rilis di Mapolda Metro Jaya, Selasa (17/5/2016). Foto: Elfani Kurniawan/JawaPos.com
Tiga tersangka pembunuhan si cantik Eni di Tangerang saat rilis di Mapolda Metro Jaya, Selasa (17/5/2016). Foto: Elfani Kurniawan/JawaPos.com

batampos.co.id – Rekonstruksi pembunuhan si cantik Eno Parihah (19) di mess Karyawan PT Polita Global Mandiri di Jalan Raya Perancis Pergudangan 8, Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, mengungkap fakta baru.

Ketiga pelaku, yakni RA alias Arif, 20; RAM, 16; dan IH alias Imam, 24, ternyata punya motif berbeda-beda.

“Arif mengaku membunuh korban karena sering dikatakan jelek atau pahit,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Awo Setiyono, Selasa (17/5/2016).

Baca Juga: Pembunuh Si Cantik Eno Pakai Gagang Cangkul Ternyata Pelajar SMP

RAM, yang disebut-sebut sebagai pacar Eno nekat membunuh karena korban menolak saat diajaknya berhubungan intim.

Sedangkan IH alias Imam ikut menghabisi Eno lantaran merasa kesal perasaan sukanya terhadap Eno bertepuk sebelah tangan.

“IH kesal karena sudah pendekatan berkali-kali, namun tidak direspon korban,” kata Awi di Mapolda Metro Jaya, Selasa (17/5/2016).

Para tersangka ini memiliki peran masing-masing dalam menghabisi Eno di kamar messnya itu.

Menurut Awi, Arif sempat menodai korban sebelum dibunuh. “Dia juga yang memasukan gagang cangkul ke kemaluan korban,” ungkap Awi.

Berita Terkait: Si Cantik Eno Dibunuh dengan Keji, Direskrimum: Pelakunya Biadab

Sedangkan RAM berperan mencangkul wajah korban, menggigit dada korban. Dia juga memegang kaki korban saat Arif memasukan gagang cangkul ke alat vital Eno.

“Arif  ini juga yang mengambil handphone milik korban,” kata Awi.

Sedangkan Imam berperan membekap wajah korban menggunakan bantal. “Dia juga menyayat korban menggunakan garpu makan,” katanya.

Para tersangka sudah ditahan Polda Metro Jaya untuk kepentingan penyidikan. Wajah tersangka ditutup menggunakan penutup kepala ala ninja saat dihadirkan dalam jumpa pers. Tidak ada keterangan yang diberikan para tersangka kepada wartawan. (boy/jpnn)

Respon Anda?

komentar