Ngaku Tak Punya Dana, Pemko Batam Hentikan Penggusuran Kios Liar

1459
Pesona Indonesia
Deretan kios liar masih berdiri di atas trotoar Jalan Trans Barelang, Tembesi, Batuaji. Foto: Yofi Yuhendri/ Batam Pos
Deretan kios liar masih berdiri di atas trotoar Jalan Trans Barelang, Tembesi, Batuaji. Foto: Yofi Yuhendri/ Batam Pos

batampos.co.id – Hari ini, Selasa (17/5) Tim Terpadu Penertiban Kota Batam akan menggusur sekitar 60 rumah liar (ruli) di kawasan Sagulung. Penggusuran terkait pembangunan Masjid Agung yang direncanakan mulai dibangun pertengahan tahun ini.

”Besok (hari ini red), kita akan menggusur ruli yang ada di daerah Sagulung. Di sana akan dibangun Masjid Agung,” ujar Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad di ruang rapat lantai 5, Senin (16/5).

Dikatakannya, tim terpadu yang dikomandoi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) telah menyiapkan anggota untuk pengusuran. Apalagi, pihaknya sudah menyurati warga sekitar agar segera pindah karena ruli-ruli tersebut akan digusur.

”Mudah-mudahan besok (hari ini) tak ada kendala. Setelah ruli Sagulung, maka kita akan tertibkan kawasan Simpang Rujak, Seraya. Para pedagang akan kita relokasi ke lahan tak jauh dari sana. Dan ini sedang tahap koordinasi dengan pemilik lahan,” terang mantan Kepala Disperindag Kota Batam ini.

Menurut dia, setelah penertiban itu, Pemko Batam tak lagi melakukan pengusuran kios seperti yang dijanjikan sebelumnya. Sebab, pihaknya tak memiliki dana untuk penggusuran. ”Dua titik itu (ruli di Sagulung dan relokasi Simpang Rujak) yang terakhir. Karena untuk sementara waktu akan kita hentikan. Apalagi anggaran hanya untuk delapan titik dan semuanya telah dilakukan. Jadi kelanjutan kita menunggu anggaran perubahan,” jelasnya

Selain alasan tak ada anggaran, Amsakar mengaku penertiban kios liar dihentikan karena memasuki bulan suci Ramadan dan Lebaran Idul Fitri. Yang mana mereka memikirkan usaha para pedangang untuk mencari nafkah.

”Menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Kita berikan mereka nafas dulu. Tak mungkin kita tak beri kesempatan untuk mereka mencari nafkah,” imbuh Amsakar lagi.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Batam, Hendri membenarkan adanya pengusuran di kawasan ruli Sagulung. Ia juga membenarkan jika ke depannya belum ada rencana menertibkan kios liar lainnya.

”Kita masih fokus ruli di Sagulung. Setelah itu kita masih istirahat. Bernafas dulu,” tutup Hendri. (she)

Respon Anda?

komentar