Si Cantik Eno Dibunuh dengan Keji, Direskrimum: Pelakunya Biadab

2543
Pesona Indonesia
Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti. Foto: istimewa
Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti. Foto: istimewa

batampos.co.id -Rekonstruksi pembunuhan si cantik Eno Parinah, karyawan di PT Polita Global Mandiri di mess Karyawan Jalan Raya Perancis Pergudangan 8, Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, membuat Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti geleng-geleng.

Sepanjang karirnya di kepolisian, pembunuhan Eno benar-benar menguras emosinya. Perbuatan tiga pelaku, RA alias Arif, 20; RAM, 16; dan IH alias Imam, 24, dinilainya benar-benar jauh di luar batas-batas kemanusian.

“Jumat pagi ditemukan mayat perempuan yang lukanya sangat dalam. Ini pembunuhan sangat biadab dan sangat sadis,” ujar Krishna Murti di Mapolda Metro Jaya, Selasa (17/5/2016).

Wajar saja darah Krishna Murti mendidih melihat kejadian itu. Bagaimana tidak, wanita 19 tahun itu dihabisi dengan cara leher dipukul dengan cangkul, kepala dibekap bantal, dan wajah disayat menggunakan garpu.

Belum puas, pelaku juga memperkosa korban. Bahkan, paling biadab, alat vital korban ditusuk menggunakan gagang cangkul.

“Saat korban masih belum tewas, tersangka Arif  usai memperkosa korban memasukan gagang pacul ke dalam kemaluan korban. Bahkan gagang pacul itu didorong tersangka menggunakan kakinya,” papar Krishna.

Ketiga pelaku kini sudah diamankan setelah berhasil diciduk tim Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Polres Tangerang Kota dan Polsek Teluk Naga.

Krishna Murti berjanji akan memberikan keadilan pada keluarga korban. Pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatan sadisnya itu.

Ia juga setuju jika kelak ketiga pelaku dijatuhi hukuman maksimal, sesuai ketentuan yang berlaku. (Boy/jpnn)

Respon Anda?

komentar