Tertipu Kavling Bodong, Warga Seilekop Datangi Polsek Sagulung

834
Pesona Indonesia
Kavling Seilekop, Sagulung yang suratnya dipalsukan oleh penjualnya, Senin (16/5). Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Kavling Seilekop, Sagulung yang suratnya dipalsukan oleh penjualnya, Senin (16/5). Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Puluhan warga Seilekop yang bermukim di Blok A,B,C, D dan E, rami-ramai mendatangi Mapolsek Sagulung karena merasa ditipu dengan pembelian surat kavling palsu, Senin (16/5).

Puluhan warga tersebut bermaksud melaporkan kejadian itu kepada pihak yang berwajib, setelah mereka mengetahui surat kavling milik mereka tidak terdaftar di Otorita Batam, yang dibeli pada tahun 2014. “Ada juga yang membeli sebelum tahun 2014 dari orang bernama Aris yang mengaku bekerja di Otorita,” ujar Rahmat Ali, kemarin.

Surat kavling palsu itu diketahui setelah warga tidak bisa melakukan pengurusan untuk memasukkan saluran air ke rumah. “Saya berusaha untuk memasukkan air ke rumah tetapi tidak bisa karena surat kavlingnya palsu,” ungkap Rahmat.

Warga sudah pernah mengadukan permasalahan tersebut kepada Otorita Batam tetapi tidak ditanggapi. Pihak Otorita Batam malah mengarahkan warga menuntut ke pihak penjual kavling. ”Kami juga sudah berusaha mencari, namanya Aris. Ia selalu menghindar,” imbuhnya.

Sementara itu Agus Haryanto, salah satu korban mengatakan membeli surat kavling di Seilekop pada Juni 2015, namun sampai saat ini surat kavlingnya belum keluar. “Hingga saat ini belum keluar,” kata Haryanto.

Sementara itu Direktur Promosi dan Humas BP Batam Purnomo Andi Antono saat dikonfirmasi menjelaskan hingga saat ini BP Batam belum mengeluarkan surat kavling untuk daerah Seilekop. ”Kayaknya belum ada, nanti coba saya cek ke bidangnya,” ujar Purnomo singkat. (cr14)

Respon Anda?

komentar