Inilah Mahasiswa Indonesia Termuda, Umur 14 Kuliah di Unair

2389
Pesona Indonesia

syabatampos.co.id – Usia 14 tahun laiknya ia masih duduk di bangku SMP, tetapi tidak untuk Syarifah Salsabila, ia kini menginjkkan kaki di bangku kuliah.

Pputri pertama pasangan Hadi Nurkholik dan Menik Sugiarti ini tercatat sebagai calon mahasiswa termuda yang diterima Universitas Airlangga pada program studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi (FST).

Sabila, sapaan akrabnya, merupakan lulusan dari Madrasah Aliyah(MA) Unggulan Amanatul Ummah Surabaya. Pelajar kelahiran 30 Juli 2001, diterima di UNAIR melalui jalur SNMPTN, dan tercatat sebagai calon mahasiswa termuda dengan usia 14 tahun.

Dihubungi via telepon seluler, oleh unair.ac.id sang ibu mengatakan bahwa pada usia kurang dari 5 tahun, putrinya tersebut sudah mengenyam pendidikan di bangku SD. Jenjang SMP dan SMA Sabila ditempuh dengan jalur percepatan atau akselerasi. Sehingga pada usia 14 tahun, Sabila telah lulus SMA hingga kemudian melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.

“Sejak kelas dua SD, Sabila selalu masuk peringkat dua besar di kelasnya,” ujar sang ibu Menik Sugiarti.

Selain terhitung pandai di kelas, Sabila juga tergolong aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Ia mengikuti ektrakurikuler simulai cerdas cermat dan juga tari Saman. Santri yang sudah hafal quran 5 juz tersebut pernah menjadi juara satu pada kompetisi perlombaan MTQ cabang tahfidz quran yang diadakan Yayasan Ammanatul Ummah, Surabaya.

Ayah Sabila merupakan guru Bahasa Arab di Lembaga Pengajaran Bahasa Arab (LPBA) Masjid Agung Sunan Ampel, Surabaya. Menik menuturkan bahwa sebetulnya, putrinya ingin melanjutkan studi Sastra Arab di Maroko. Namun atas dorongan orangtua dan paman yang merupakan dosen di UNAIR, Sabila kemudian mengambil pilihan di UNAIR. Saat ini, Sabila sedang menjalani pendidikan di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Siwalankerto, Surabaya.

“Sebagai orangtua, jangan sampai anak terlalu dipres. Saya selalu memberikan motivasi, jadilah diri sendiri, jangan jadi orang lain,” ujar Menik. (*)

Respon Anda?

komentar