Karimun Dapat Kuota Haji 128 Kursi, Tetapi Berangkat Hanya 124 Orang

900
Pesona Indonesia
ilustrasi manasik haji.
ilustrasi manasik haji.

batampos.co.id – Untuk tahun 2016 ini, Kabupaten Karimun telah mendapatkan kuota 128 kursi untuk keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) melalui embarkasi Batam. Terbagi untuk wilayah pulau Karimun besar yang meliputi Kecamatan Karimun 29 orang, Tebing 19 orang, Meral 23 orang, Meral Barat 3. Kemudian, di pulau Kundur ada tiga kecamatan Kundur 26, Kundur Utara 6 dan Kundur Barat 9. Dan terakhir di pulau Moro 1 dan pulau Durai 8 total 124 orang.

”Kuota Kabupaten Karimun mendapatkan 128 kursi. Namun, dalam perjalanan ada yang mengundurkan diri JCH 4 orang dengan berbagai alasan seperti sakit dan pekerjaan yang tidak dapat ditunda,” jelas Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Karimun, H Samsudin diruang kerjanya, kemarin (17/5).

Sementara untuk kecamatan Buru tahun ini tidak ada, sedangkan kecamatan Belat dan Ungar masuk dalam kecamatan induk dalam kuota JCH. Dengan demikian, dipastikan yang akan berangkat ke Mekkah 124 orang. Para JCH saat ini sudah mulai melakukan pengecekan kesehatan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan dimasing-masing Puskesmas.

Selain pengecekan kesehatan, para JCH juga melakukan bimbingan manasik yang dilaksanakan oleh Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) kabupaten Karimun sebanyak 5 kali pertemuan. Dan ditambah dengan gladi posko, untuk tingkat kecamatan sebanyak 8 kali.

”Proses manasik sudah dimulai. Dan saya harapkan kepada JCH, agar ditingkatkan tentang pemahaman manasik haji agar dapat melaksanakan haji dengan benar. Artinya, ketika sudah di Mekkah JCH jangan tergantung kepada orang lain harus benar-benar mandiri, ” pesannya.

Ditanya tentang pelunasan biaya haji di Kabupaten Karimun, untuk tahap awal masih menunggu surat resmi dari Pemerintah Pusat. Namun, diperkirakan untuk embarkasi Batam, Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) sebesar Rp 32.113.606. Sedangkan secara Nasional BPIH dalam kurs dollar Amerika 2.585 USD.

” Tunggu keputusan dari Pusatlah. Tentang BPIH di Karimun berapa besarannya,” kata Samsudin lagi.(tri/bpos)

Respon Anda?

komentar