Pembongkaran Bagian Rusak di Jembatan Dompak Terus Dikebut

1676
Pesona Indonesia
Sejumlah pekerja menyelesaikan pengerjaan jembatan 1 Dompak, Selasa (17/5). F.Yusnadi/Batam Pos
Sejumlah pekerja menyelesaikan pengerjaan jembatan 1 Dompak, Selasa (17/5). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Pembangunan Jembatan I Dompak, Rodi Antari mengatakan, terkait kelanjutan penyelesaian pembangunan Jembatan I Dompak, proses pembongkaran bagian yang rusak sudah diatas 75 persen. Ia optimis sampai akhir Mei mendatang, PT Wijaya Karya selaku kontraktor sudah bisa menyelesaikan pekerjaan tersebut.

“Pembongkaran lokasi yang rusak memang menguras waktu. Apabila bagian yang rusak sudah terbongkar, pekerjaan pembangunan kembali tidak makan waktu yang lama,” ujar Rodi.

Disebutkannya juga, sekarang ini yang menghambat pekerjaan adalah faktor alam hujan. Karena sepekan belakangan ini, Tanjungpinang sering di guyur hujan lebat beserta angin. Meskipun demikian, pihak kontraktor tetap menggesa pekerjaan sampai tengah malam.

Diungkapkannya juga bagian rusak yang akan dibongkar panjangnya sekitar tiga meter lagi, dengan lebar 24 meter. Melihat peralatan yang digunakan, ia optimis kontraktor bisa menyelesaikan pada bulan ini. Saat ini, kata Rodi, pekerjaan semuanya menggunakan sistem shooring.

“Pekerjaan terus berlangsung sampai tengah malam setiap hari. Kontraktor tidak menggunakan sistem lembur kerja,” papar Rodi.

Dikatakannya juga, saat ini pekerjaan pemasangan busur pertama dibagian Dompak tinggal tahap pengecoran. Masih kata Rodi, hanya saja tidak pengecorannya tidak bisa dilakukan secara keseluruhan, melainkan bertahap. Sistem pengecoran akan dilakukan dari dua sisi.

“Ada tiga bentangan busur, dua busur pendukung dan satu busur utama yang berada di tengah-tengah jembatan,” paparnya lagi.

Ditambahkannya, pekerjaan penyambungan dari P6-A ke P6-B sudah dalam tahap akhir. Apabila proses kontruksi rampung, akan dilanjutkan dengan proses pengecoran. Sementara itu, untuk pekerjaan pengaspalan jalan utama jembatan akan dilakukan diluar kontrak kerja ini. Begitu juga dengan pengaman dibagian joging track.

“Kita akan memberikan kesempatan kepada kontraktor lokal untuk berkarya. Yakni untuk pekerjaan pengaspalan jembatan dan pengaman joging track,” tutup Rodi.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar