Pemko Batam Siapkan Rp 1,77 Miliar untuk Operasi Pasar

682
Pesona Indonesia
Karyawan Toko Acan di Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji saat menimbang beras yang akan dijual. Untuk menjamin ketersediaan pasokan bahan pangan jelang Ramadan dan lebaran nanti Pemko Batam melalui Dinas ESDM telah memanggil para distributor di seluruh Batam. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Karyawan Toko Acan di Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji saat menimbang beras yang akan dijual. Jelang Ramadan dan lebaran, harga kebutuhan pokok di Batam terus melambung. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Jelang bulan suci Ramadan harga kebutuhan pokok di Batam terus melonjak. Mengantisipasi hal itu, Pemko Batam telah menyiapkan 30 ribu paket sembako senilai Rp 1,77 miliar.

Kabag Humas Pemko Batam, Ardiwinata mengatakan 30 ribu paket sembako itu akan dibagi 2 putaran. Satu putaran 12 kecamatan akan mendapat 15 ribu paket sembako bersubsidi untuk warga kurang mampu.

“15 ribu paket untuk 12 Kecamatan. Kita mulai 23 Mei hingga 4 Juni nanti, kerjasama dengan Cv. Musi Barelang Jaya selaku penyedia barang,” ujarnya, Selasa (17/5/2016).

Bazar sembako murah diharapkan bisa menekan harga kebutuhan yang biasanya naik jelang Ramadan. Apalagi, upaya mendatangkan komoditas pangan dari Jambi belum dapat direalisasikan.

“Paket itu diharapkan bisa turut mengendalikan harga pelbagai bahan pokok yang biasanya mulai merangkak naik jelang Ramadan,” terang Ardi.

Dalam satu paket bahan pokok, berisi lima kilogram (kg) beras, dua kg gula pasir dan dua liter minyak goreng.

“Kita jual Rp 50 ribu per paket. Jadi harga yang kita subsidi sekitar Rp 59.100. Dan kita harap pendistribusian paket ini sampai di tangan yang tepat,” imbuh Ardi.

Selain itu, Pemko Batam melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kota Batam juga telah memanggil seluruh distributor di Batam. Tujuannya, untuk menjamin ketersediaan pasokan bahan pangan memasuki musim tingginya permintaan jelang Ramadan dan lebaran nanti.

“Kalau pasokan terjamin, setidaknya itu bisa membantu menekan dan mengendalikan harga. Pekan depan kita juga akan melakukan sidak agar harga tetap terkendali,” kata Ardi. (she/bp)

Respon Anda?

komentar